Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Begini Cara Membungkam Celotehan Anggota Grup WhatsApp

Kompas.com - 01/07/2018, 14:47 WIB

KOMPAS.com - Obrolan grup WhatsApp yang kerap melebar, kini mulai bisa dikontrol. Pasalnya, admin grup WhatsApp sudah bisa membatasi percakapan yang menjejali jendela obrolan melalui fitur anyar WhatsApp.

Caranya adalah melalui opsi baru bernama "Only Admins" di dalam menu "Send Message" di setting aplikasi. Dengan mengaktifkan opsi ini, hanya anggota yang terdaftar sebagai administrator saja yang bisa mengirim pesan ke sebuah grup.

Kehadiran fitur baru untuk "membungkam" celotehan para anggota grup tersebut diharapkan bisa memuluskan penggunaan grup untuk keperluan tertentu, misalnya memberikan pengumuman penting yang bersifat satu arah. Karena hanya admin yang dibolehkan menulis pesan, pengumuman pun tak tenggelam di balik obrolan para anggota.

"Salah satu skenario penggunaan grup adalah untuk menerima informasi penting, termasuk bagi para orang tua dan guru di sekolah, pusat komunitas, dan organisasi non-profit. Kami memperkenalkan setting baru untuk memudahkan para admin dalam kasus seperti itu," tulis WhatsApp dalam sebuah posting blog berisi pengumuman.

Cara membungkam anggota grup WhatsApp

Pembaruan terkait obrolan grup ini telah tersedia di WhatsApp iOS versi 2.18.70 dan Android versi 2.18.201. Untuk melakukan penyetelan, admin grup bisa membuka "Group Info" (info grup) lalu pilih "Group Setting" dan pilih opsi "Send Message".

Admin bisa memilih antara dua opsi yang tersedia yakni "All Participant" (semua anggota grup) atau "Only Admins" (hanya admin). Jika opsi "hanya admin" yang dipilih, maka akan muncul notifikasi yang menyatakan bahwa admin telah mengganti setelan grup sehingga hanya mengizinkan admin untuk mengirim pesan.

Cara mengatur bungkam percakapan bagi admin grup WhatsAppKompas.com Cara mengatur bungkam percakapan bagi admin grup WhatsApp
Sementara di jendela anggota lain, kolom ketik pesan akan hilang, diganti dengan pemberitahuan bahwa "hanya admin yang bisa mengirim pesan". Anggota lain bisa mengecek siapa saja admin yang diizinkan untuk mengirimkan pesan dengan mengetuk tulisan "admin" berwarna hijau. Admin bisa mengembalikan lagi setting "Send Message" seperti sedia kala apabila diinginkan.

Baca juga: Resmi, Rekam Pesan Suara di WhatsApp Tak Perlu Tahan Tombol Lagi

Selain itu, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Blog WhatsApp, Minggu (1/7/2018), admin juga bisa melakukan batasan yang sama untuk mengubah info grup. Melalui opsi "Edit group info", admin bisa memilih semua anggota atau hanya admin saja yang bisa mengubah subjek, deskripsi, dan ikon profil grup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajang Kumpul Developer Apple WWDC 2023 Digelar 5 Juni, iOS 17 Diumumkan?

Ajang Kumpul Developer Apple WWDC 2023 Digelar 5 Juni, iOS 17 Diumumkan?

Software
Disney Tutup Divisi Metaverse, Imbas dari Rencana PHK Massal

Disney Tutup Divisi Metaverse, Imbas dari Rencana PHK Massal

e-Business
[POPULER TEKNO] - Mulai 15 April, Akun Twitter Wajib Bayar Jika Ingin Postingannya Muncul di Tab 'For You' | Cara Membuat KTP Digital dengan via Aplikasi IKD

[POPULER TEKNO] - Mulai 15 April, Akun Twitter Wajib Bayar Jika Ingin Postingannya Muncul di Tab "For You" | Cara Membuat KTP Digital dengan via Aplikasi IKD

Internet
Memori HP Android Penuh? Coba Lakukan 5 Hal Ini

Memori HP Android Penuh? Coba Lakukan 5 Hal Ini

Gadget
Pengumuman Counter-Strike 2 Malah Bikin CS:GO Pecahkan Rekor

Pengumuman Counter-Strike 2 Malah Bikin CS:GO Pecahkan Rekor

Software
5 Aplikasi Pengingat Waktu Shalat buat Bantu Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan 2023

5 Aplikasi Pengingat Waktu Shalat buat Bantu Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan 2023

Software
6 Aplikasi Kuliner buat Cari Tempat Bukber Ramadhan 2023

6 Aplikasi Kuliner buat Cari Tempat Bukber Ramadhan 2023

Software
Inikah Wujud Oppo Reno 10 Pro dan Reno 10 Pro Plus?

Inikah Wujud Oppo Reno 10 Pro dan Reno 10 Pro Plus?

Gadget
Ada Bonus Kuota Internet XL Selama Ramadhan 2023, Begini Cara Mendapatkannya

Ada Bonus Kuota Internet XL Selama Ramadhan 2023, Begini Cara Mendapatkannya

e-Business
Riset: Hanya 39 Persen Perusahaan di Indonesia yang Siap Hadapi Ancaman Siber

Riset: Hanya 39 Persen Perusahaan di Indonesia yang Siap Hadapi Ancaman Siber

Internet
Microsoft Umumkan Security Copilot, AI Khusus Ahli Keamanan Siber

Microsoft Umumkan Security Copilot, AI Khusus Ahli Keamanan Siber

Software
Fitur Samsung Galaxy A34 yang Bikin Suara Telepon Lebih Jernih

Fitur Samsung Galaxy A34 yang Bikin Suara Telepon Lebih Jernih

Gadget
Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark di HP Android dan iPhone

Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark di HP Android dan iPhone

Software
Telkomsel Fokus Kembangkan 5G untuk Enterprise

Telkomsel Fokus Kembangkan 5G untuk Enterprise

e-Business
Ini Dia 6 Fitur Unggulan di Samsung Galaxy A54, Ada Warisan dari HP Flagship

Ini Dia 6 Fitur Unggulan di Samsung Galaxy A54, Ada Warisan dari HP Flagship

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke