Tik Tok Punya 10 Juta Pengguna Aktif di Indonesia - Kompas.com

Tik Tok Punya 10 Juta Pengguna Aktif di Indonesia

Kompas.com - 05/07/2018, 09:53 WIB
Kominfo menerima kunjungan tim manajemen TikTok, membicarakan soal pemblokiran di Indonesia, Rabu (4/7/2018), di gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Kominfo menerima kunjungan tim manajemen TikTok, membicarakan soal pemblokiran di Indonesia, Rabu (4/7/2018), di gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang penting bagi layanan berbagi video, Tik Tok.

Tak heran jika tim manajemen TikTok bergegas terbang dari China ke Indonesia, sehari pasca pemerintah memblokirnya.

“Di Indonesia kami punya 10 juta pengguna aktif bulanan,” kata SVP Bytedance, Zhen Liu, pasca pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, di kantor Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (4/7/2018) kemarin.

Bytedance merupakan perusahaan induk TikTok yang sekaligus menaungi Musical.ly dan beberapa platform video lainnya. Perusahaan asal China itu juga menanam modal di layanan agregator berita asal Indonesia, BABE.

Zhen Liu mengindikasikan basis komunitas TikTok di Indonesia bertumbuh positif, meski layanannya sendiri baru populer beberapa bulan terakhir. Karenanya, ia dan timnya berkomitmen untuk mematuhi aturan pemerintah agar bisa terus beroperasi.

“Kami ingin lebih baik lagi dalam menyediakan layanan yang menginspirasi masyarakat untuk berkreasi. Kami akan comply dengan aturan yang berlaku di Indonesia,” kata dia.

Adapun syarat dari pemerintah antara lain, TikTok harus membersihkan konten-konten negatif dan menjamin tak ada lagi konten-konten serupa di kemudian hari.

“Kami juga meminta batas umur pengguna TikTok ditingkatkan, jangan 12 tahun. Kalau bisa juga ada tim khusus yang mengawal konten di Indonesia dan ada yang bisa cepat kami hubungi ketika ada masalah,” kata Rudiantara, pada kesempatan yang sama.

Zhen Liu mengiyakan syarat-syarat itu. Ia berjanji akan meningkatkan batas umur pengguna menjadi 16 tahun. Ia juga sesumbar baru saja merekrut 20 orang untuk menjadi “content moderator” di Indonesia.

“Hingga akhir tahun ini, kami targetkan ada 200 orang yang akan jadi content moderator,” ujarnya.

Baca juga: Tik Tok Diblokir di Indonesia karena Dinilai Negatif untuk Anak

Fenomena TikTok bukan cuma di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia terutama kawasan Asia. Pada Juni 2018, pengguna aktif TikTok tercatat mencapai 150 juta.

Sepanjang kuartal pertama (Q1) 2018, TikTok mengukuhkan diri sebagai aplikasi paling banyak diunduh yakni 45,8 juta kali. Jumlah itu mengalahkan aplikasi populer lain semacam YouTube, WhatsApp, Facebook Messenger, dan Instagram.



Close Ads X