Update iOS 11.4.1 Bisa Blokir Mesin Peretas - Kompas.com

Update iOS 11.4.1 Bisa Blokir Mesin Peretas

Kompas.com - 11/07/2018, 12:18 WIB
Seorang Hacker sedang membajak salah satu situs. (123RF/ Andriy Popov) Seorang Hacker sedang membajak salah satu situs. (123RF/ Andriy Popov)

KOMPAS.com - Meski akan segera merilis iOS 12, Apple tak begitu saja lupa pada iOS 11. Baru-baru ini, Apple menggulirkan fitur keamanan baru untuk iOS 11.4.1 yang bernama USB Restricted Mode.

Fitur ini berfungsi melindungi perangkat dari peretas yang memanfaatkan koneksi USB untuk membobol passcode pada perangkat iOS.

Jika fitur ini diaktifkan, maka ketika iPhone atau iPad telah terkunci selama lebih dari satu jam, iOS tak akan memberikan izin pada port USB untuk terhubung ke perangkat. Sehingga peretas tak akan bisa membobol iPhone dengan menggunakan tools cracking passcode seperti .

Selain peretas, metode cracking lewat port USB ini seringkali digunakan oleh penegak hukum untuk membuka iPhone dengan serangkaian kombinasi kode.

Perangkat iOS sejatinya akan segera menghapus semua data yang ada di dalamnya jika pengguna salah memasukkan passcode sebanyak sepuluh kali. Namun mesin cracking yang digunakan penegak hukum dapat mengelabui sistem operasi dan kemudian membobol perangkat tersebut.

Dikutip KompasTekno dari The Verge, Rabu (11/7/2018), Fitur ini bisa Anda temukan pada menu Settings di bawah kolom Face ID (atau Touch ID) & passcode. Jika iOS telah diperbarui, Anda akan melihat opsi baru yakni pilihan USB Accessories. Anda bisa mengaktifkannya lewat opsi ini.

"Kami akan terus memperkuat perlindungan keamanan di setiap produk Apple untuk membantu pelanggan melindungi diri dari hacker, pencuri identitas dan ancaman ke data pribadi mereka. Kami pun menghormati para penegak hukum dan kami tidak mendesain fitur keamanan baru ini untuk membuat mereka merasa frustasi," ungkap Apple lewat pernyataan resminya.

Apple dan kepolisian memang kerap bersitegang. Beberapa kali kepolisian meminta Apple untuk membuka kunci iPhone milik teroris untuk digali informasinya. Namun Apple kerap menolak permintaan ini dengan alasan melindungi data pengguna.

Terkait metode cracking lewat USB ini, beberapa waktu lalu peneliti dari Hacker House baru-baru ini menemukan cara agar peretas bisa menjebol dan masuk ke sistem keamanan yang dibangun pada iOS. Peneliti hanya menggunakan sebuah kabel data untuk mengakali sistem keamanan ini.

Lewat sebuah video, peneliti menunjukkan metode ini bisa membuat perangkat "dihujani" kombinasi password secara otomatis dan tanpa henti. Sehingga peretas tinggal duduk manis sampai perangkat menemukan kombinasi yang tepat.


Komentar
Close Ads X