Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun

Kompas.com - 16/07/2018, 06:27 WIB

KOMPAS.com - Judi bola tak terelakkan selama periode Piala Dunia 2018. Selain memasang taruhan di lingkaran pertemanan dunia nyata, banyak pula yang berjudi melalui platform online.

Baru-baru ini, kepolisian di provinsi Guangdong Selatan, China, memergoki judi bola dengan menggunakan sistem transaksi virtual alias cryptocurrency. Salah satunya menggunakan mata uang digital terpopuler yakni bitcoin.

Nilainya perputaran duitnya tak tanggung-tanggung, mencapai 1,5 miliar dollar AS atau Rp 21,5 triliun. Menurut kepolisian, sejauh ini ada enam sindikat besar yang sudah diamankan.

Dari situ, nilai cryptocurrency yang dibekukan sekitar 1,5 juta dollar AS atau Rp 21,5 miliar. Ada juga uang tunai sebesar 747.000 dollar AS atau Rp 10,5 miliar yang dibekukan dari akun bank konvensional.

Platform judi yang digunakan berjalan pada situs tanpa pengawasan atau diistilahkan dark web. Situs tersebut tidak masuk dalam indeks mesin pencari tradisional dan hanya menerima transaksi cryptocurrency seperti bitcoin, ethereum, litecoin, dsb.

Selama delapan bulan beroperasi, situs tersebut telah menarik 330.000 pengguna terdaftar dari berbagai negara. Selain itu, ada 8.000 agen yang menerima komisi karena merekrut anggota baru.

Dalam periode Piala Dunia 2018, pertumbuhan penggunanya melonjak akibat antusiasme judi bola yang tinggi, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (16/7/2018), dari SCMP.

“Sindikat perjudian ini menggunakan celah bahwa mata uang digital tidak efektif diatur negara, sehingga keuntungan mereka besar,” kata juru bicara kepilisian.

Diketahui, pemerintah China telah menutup semua transaksi cryptocurrency dan melarang adanya penawaran penambangan mata uang tersebut. Pemerintah khawatir tren ini akan menyebabkan ketidakstabilan finansial di kalangan masyarakat.

Baca juga: Harga Bitcoin dkk Terus Merosot

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber SCMP
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Spesifikasi OnePlus Ace 2 Terungkap Jelang Peluncuran, Pakai Teknologi dari Oppo

Spesifikasi OnePlus Ace 2 Terungkap Jelang Peluncuran, Pakai Teknologi dari Oppo

Gadget
3 Fitur Kamera iPhone yang Sering Dilupakan tapi Menarik buat Dicoba

3 Fitur Kamera iPhone yang Sering Dilupakan tapi Menarik buat Dicoba

Software
Mengenal Twitter API dan Kebijakan Baru Twitter yang Ancam Akun Menfess dan Fanbase

Mengenal Twitter API dan Kebijakan Baru Twitter yang Ancam Akun Menfess dan Fanbase

e-Business
Pasar Tablet Turun 3 Persen Sepanjang 2022, Apple Tetap Tumbuh

Pasar Tablet Turun 3 Persen Sepanjang 2022, Apple Tetap Tumbuh

e-Business
Kreator Konten Twitter Kini Bisa Dapat Uang dari 'Ngetwit'

Kreator Konten Twitter Kini Bisa Dapat Uang dari "Ngetwit"

Software
Elon Musk Dinyatakan Tidak Bersalah dalam Kasus Twit pada 2018

Elon Musk Dinyatakan Tidak Bersalah dalam Kasus Twit pada 2018

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy S23 Ultra, HP Pertama Samsung dengan Kamera 200 MP

VIDEO: Hands-on Galaxy S23 Ultra, HP Pertama Samsung dengan Kamera 200 MP

Gadget
HP Android Kena Hack karena Instal Aplikasi Malware? Lakukan Langkah-langkah ini

HP Android Kena Hack karena Instal Aplikasi Malware? Lakukan Langkah-langkah ini

Software
Pendapatan Iklan YouTube Turun, Gara-gara TikTok?

Pendapatan Iklan YouTube Turun, Gara-gara TikTok?

e-Business
Akun Twitter 'Fanbase' dan 'Menfess' Terancam Punah

Akun Twitter "Fanbase" dan "Menfess" Terancam Punah

Internet
Fitur Penting Ini Absen di Galaxy S23 Series, Bos Samsung Buka Suara

Fitur Penting Ini Absen di Galaxy S23 Series, Bos Samsung Buka Suara

Gadget
Pendapatan Apple Turun Pertama Kali sejak 2019, Ini Penyebabnya

Pendapatan Apple Turun Pertama Kali sejak 2019, Ini Penyebabnya

e-Business
Kekhawatiran Pelaku TI, ChatGPT Dipakai untuk Serangan Siber

Kekhawatiran Pelaku TI, ChatGPT Dipakai untuk Serangan Siber

Internet
[POPULER TEKNO] Akun Twitter 'Menfess' dan Fancase' Tak Akan Ada Lagi? | Ciri-ciri Link Penipuan

[POPULER TEKNO] Akun Twitter "Menfess" dan Fancase" Tak Akan Ada Lagi? | Ciri-ciri Link Penipuan

Internet
Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.