Kompas.com - 17/07/2018, 18:28 WIB
IoT menjadi modal utama membangun sebuah infrastruktur pintar dalam industri. Tapi, aplikasinya tidak mudah, banyak faktor perlu dipertimbangkan sebelum mengadopsi IoT. THINKSTOCKPHOTOSIoT menjadi modal utama membangun sebuah infrastruktur pintar dalam industri. Tapi, aplikasinya tidak mudah, banyak faktor perlu dipertimbangkan sebelum mengadopsi IoT.

JAKARTA, KOMPAS.com - Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki kontrobusi yang cukup besar bagi Produk Domestik Bruto di Indonesia. Pendapatan ini dianggap bisa ditingkatkan jika UKM tersebut menerapkan konsep digital workplace dalam aktivitas perdagangannya.

Hal ini diutarakan oleh Marina Kacaribu, Managing Director Cisco Indonesia. Menurutnya, pelaku UKM adalah pekerja yang tidak terkurung oleh tempat dan waktu. Karena itulah mereka perlu mengadopsi digital workplace untuk dapat berkoordinasi baik dengan pelanggan, klien, maupun merchant.

"Sangat penting. Mereka inilah yang lebih membutuhkan solusi ini (digital workplace). Ini yang kita sebut digital ekonomi. Jika mereka tidak memanfaatkan fasilitas ini, gimana mereka mau scale up bisnis? Teknologi ini meningkatkan produktivitas," ungkap Marina dalam acara relaunching aplikasi WebEx di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Menurut Marina, saat ini zaman memang sudah berkembang dan berubah. Segala aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan bisa dilakukan di mana saja tak terbatas oleh ruang dan waktu. Inilah yang harus diadopsi oleh para pelaku UKM.

Dengan begitu, pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih cepat namun dengan pengeluaran yang lebih ringan.

Marlina Kacaribu, Managing Director Cisco Indonesia.KOMPAS.com/Gito Yudha Pratomo Marlina Kacaribu, Managing Director Cisco Indonesia.
"UKM di Indonesia itu besar. Mereka itu bekerja memang tidak menyewa kantor. Bisa bekerja di mana saja. Mereka bakal yang paling merasakan manfaat teknologi ini (digital workplace) untuk kolaborasi. Mereka bisa memanfaatkan itu semua untuk koordinasi dengan siapa saja," lanjut Marina. 

Marina sendiri menganjurkan agara pelaku UKM mencoba menggunakan WebEx. Aplikasi milik Cisco ini diklaim bisa memenuhi kebutuhan para pelaku UKM. Aplikasi WebEx sendiri memiliki beberapa produk yang kini diintegrasikan dalam satu wadah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Produk tersebut di antaranya adalah WebEx Calling, WebEx Meetings, dan WebEx Teams.

Baca juga: Pebisnis Kini Bisa Ngobrol Lebih Aman Lewat WebEx

WebEx Calling digunakan agar pengguna bisa berkonferensi dalam jumlah yang besar. Kemudian WebEx Meetings dapat digunakan untuk merancang sebuah pertemuan mulai dari jadwal, peserta, hingga lokasi.

Sedangkan WebEx Teams digunakan untuk berkolaborasi antara satu tim dengan tim lain dalam sebuah konferensi baik itu dalam perusahaan yang sama maupun antar perusahaan.

"Sesama ukm harus berkolaborasi atau sharing dengan merchant yang lain, itu bisa memanfaatkan aplikasi ini. Apakah itu untuk panggilan video, atau yang lain," ungkap Marina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.