Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/07/2018, 21:17 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

Ia menambahkan pelanggan dihimbau untuk berhati-hati atas modus phising yang menawarkan promosi dari kanal-kanal yang tidak resmi.

"Telkomsel mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada untuk semua promosi yang berhubungan dengan produk dan layanan Telkomsel," lanjutnya.

Modus ini sejatinya adalah trik lawas yang digunakan para peretas untuk mengelabui pengguna. Modus ini biasanya mengincar pelanggan dari perusahaan besar atau mengatasnamakan perusahaan besar untuk menarik minat pengguna agar tertipu dengan trik ini.

Kemudian lewat halaman yang meyakinkan, pengguna akan dimintai untuk mengisi segala data yang dapat disalahgunakan.

Baca juga: Dapat Missed Call dari Luar Negeri? Awas, Jangan Ditelepon Balik

Himbauan XL Axiata

Senada dengan Denny, Henry Wijayanto, Head of External Communications XL Axiata pun mengatakan hal serupa. Bahkan ia mengimbau bagi para pelanggan jika mendapat pesan tersebut untuk mengabaikannya agar tak terjebak jebakan pishing.

"Xl Axiata tidak ada penawaran gratis atau keterkaitan tertentu dengan link tersebut. Jadi kami menghimbau untuk diabaikan saja," ungkap Henry kepada KompasTekno lewat pesan singkat.

Ia pun mengatakan bahwa semua promo terkait program dan penawaran hanya akan diinformasikan lewat halaman resmi XL Axiata.

"Kalau ada program penawaran, kami tentu akan menginformasikannya melalui situs resmi perusahaan," lanjutnya.

Trik penipuan dengan modus phising ini sejatinya dapat dihentikan dengan tidak menyebarluaskan link atau tautan kepada pengguna lain. Jadi jika Anda mendapat pesan berantai semacam ini, kroscek terlebih dahulu apakah isi pesan tersebut benar adanya atau tidak.

Kemudian jika dalam pesan tersebut terdapat link yang mencurigakan, maka sebaiknya Anda tidak mengklik dan menyebarluaskannya agar tak ada lebih banyak korban.

Baca juga: Temukan Kelemahan Google, Remaja Dapat Hadiah Rp 500 Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.