Metallica Pakai Spotify untuk Pilih Lagu Konser

Kompas.com - 31/07/2018, 12:16 WIB
Konser Metallica di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/8/2013) malam. KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAKonser Metallica di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/8/2013) malam.
Penulis Oik Yusuf
|
KOMPAS.com - Bukan hanya meraih pendengar, layanan streaming macam Spotify ternyata juga bisa membantu musisi memilih lagu mana yang akan dimainkan sewaktu konser. 
 
Inilah yang kabarnya dilakukan oleh Metallica. Band heavy metal asal Amerika Serikat itu membuat daftar lagu konser dengan melihat lagu apa yang populer di wilayah tempat mereka akan manggung.
 
“Metallica mengubah setlist dari kota ke kota hanya dengan melihat lagu populer di area terkait,” ujar CEO Spotify Daniel Ek dalam conference call pasca-publikasi laporan keuangan Spotify pekan lalu.
 
“Sebelumnya, belum pernah ada kejadian di mana Anda bisa membuat keputusan seperti itu dan mengerti audiens,” lanjut Ek, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Quartz, Senin (31/7/2018).
 
Spotify memang mengumpulkan statistik pemutaran lagu oleh pelanggannya, lalu meneruskan informasi itu ke pihak musisi dan label. Ek mengatakan hal tersebut adalah salah satu cara Spotify untuk berkontribusi ke industri musik.

Baca juga: Jadi Perusahaan Publik, Spotify Beberkan Jumlah Pelanggan Berbayar

 
Metallica sendiri belum berkomentar. Namun, band tersebut diketahui memang sering mengubah daftar lagu konser mereka supaya audiens di masing-masing lokasi bisa mendapat pengalaman yang berbeda.
 
Drummer Lars Ulrich tahun lalu pernah menuturkan bahwa dia melihat apa saja lagu populer di radio setempat, dalam menyusun daftar lagu untuk konser.
 
“Ada lagu-lagu tertentu yang wajib kami mainkan,” kata Ulrich ketika itu. “Saya tak memainkan setlist yang sama dua kali dan selalu mencoba memainkan lagu berbeda di tiap kota.”
 
Metallica pernah mengambil langkah berseberangan dengan situs file sharing Napster yang sering dipakai mengunduh lagu secara ilegal, pada permulaan abad ke-21.
 
Belakangan, band tersebut mengubah sikapnya dan merangkul penyedia musik digital. Metallica kemudian merilis katalog lagunya untuk pendengar Spotify pada 2012. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Quartz
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X