Samsung Akui Penjualan Galaxy S9 Melamban

Kompas.com - 31/07/2018, 19:03 WIB
Logo Samsung Venture BeatLogo Samsung

KOMPAS.com - Samsung Electronics membukukan pendapatan 58,4 triliun won (Rp 751 trilun) sepanjang kuartal kedua (Q2) 2018. Angka itu turun 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut pabrikan Korea Selatan tersebut, penurunan pendapatan disebabkan melambannya penjualan smartphone dan panel layar. Flagship Galaxy S9 ternyata tak mampu mendorong minat beli masyarakat.

“Di tengah pasar smartphone high-end yang stagnan, divisi IT dan Mobile Communications Samsung melaporkan pendapatan yang merosot, baik dilihat dari tahun ke tahun (YoY) maupun kuartal per kuartal (QoQ), akibat lambatnya penjualan Galaxy S9,” begitu tertera pada situs Samsung Newsroom.

Kendati begitu, profit Samsung tetap naik 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 14,87 triliun won (Rp 191 triliun) selama tiga bulan terakhir, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (31/7/2018).

Baca juga: Diperbarui, Galaxy S9 Dapat Mode Video Slow Motion Baru

Hal ini berkat kontribusi dari bisnis semikonduktor Samsung yang tengah naik daun. Permintaan chipset DRAM untuk data center dan flash memory NAND dengan kapasitas tinggi menjadi produk jagoan Samsung.

Di kuartal berikutnya nanti, Samsung mengatakan bakal menggenjot performa bisnis di sektor semikonduktor dan tampilan OLED. Menurut raksasa Korea Selatan itu, bisnis mobile akan tetap menantang pasca semester II-2018.

“Hal ini karena kompetisi harga dan banyaknya produk baru bermunculan,” begitu tertulis pada situs resmi Samsung.

Samsung pun harus mencari ceruk baru untuk mendatangkan pundi-pundi tunai. Produsen seri Galaxy ini dalam jangka panjang bakal fokus menggarap industri Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan teknologi jaringan 5G.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X