Kompas.com - 27/08/2018, 11:16 WIB
|


KOMPAS.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang bermarkas di Gedung Pentagon diketahui meningkatkan kewaspadaan pada perkembangan kecerdasan buatan alias AI (Artificial Intelligence).

Hal tersebut terungkap dari sebuah memo yang ditulis Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis pada bulan Mei lalu.

Dalam memo tersebut Jim Mattis mengajukan permohonan pada Presiden AS, Donald Trump untuk membuat strategi nasional dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan.

Mattis mengatakan bahwa perlakuan AS terhadap perkembangan kecerdasan buatan tidak sejalan dengan China dan negara-negara besar lainnya. Ia menilai AS belum memberi perhatian secara khusus pada perkembangan AI yang dinilai terus bergerak cepat.

Dalam memonya, Mattis pun mengutip ucapan Henry Kissinger, mantan Menteri Luar Negeri AS yang menyerukan agar Presiden Trump beserta seluruh jajarannya tidak memandang remeh perkembangan kecerdasan buatan.

Ia mengatakan bahwa pemerintah harus bisa memastikan serta membuktikan pada publik bahwa AS bukan hanya memimpin dalam bidang pertahanan militer, tapi juga dapat memimpin terkait kondisi transformasi teknologi dan manusia yang lebih luas.

Dikutip KompasTekno dari New York Times, Senin (27/8/2018), memo yang ditulis Jim Mattis ini menunjukkan bahwa Pentagon memang melihat adanya urgensi untuk dalam mewaspadai laju perkembangan kecerdasan buatan.

Pasalnya teknologi ini bukan hanya dipergunakan untuk sisi positif, tetapi juga ada kemungkinan untuk disalahgunakan bahkan AI bisa menjadi salah satu alat yang bisa digunakan dalam peperangan.

Baca juga: Stephen Hawking Meninggal Dunia, Ini Ramalannya soal Teknologi AI

Pada Juni lalu, Pentagon pun diketahui telah membentuk sebuah departemen baru yakni Joint Artificial Intelligence Center (JAIC) yang berfungsi untuk memantau segala perkembangan kecerdasan buatan.

Bahkan menurut seorang sumber yang tak ingin diungkapkan identitasnya, Pentagon ditengarai siap menggelontorkan dana besar untuk biaya operasional departemen ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.