Apple Patenkan Pendeteksi Gula Darah di Arloji Pintar

Kompas.com - 27/08/2018, 15:16 WIB
Fitur Health di dalam Apple Watch MacWorldFitur Health di dalam Apple Watch
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Arloji pintar memiliki sejumlah fungsi pemantau kesehatan seperti pendeteksi denyut nadi dan jumlah langkah. Ke depan, boleh jadi fungsinya akan ditambahi monitoring tingkat glukosa atau gula darah.

Apple belakangan memang dirumorkan tertarik menerapkan fungsi tersebut di Apple Watch. Sebuah dokumen paten yang beredar pekan lalu menjelaskan mekanisme teknologi yang sedang dikembangkan oleh Apple ini.

Cara kerjanya mengandalkan “absorption spectroscopy”, di mana konsentrasi sebuah zat (glukosa) di dalam sebuah sampel (darah) diukur dengan memancarkan cahaya dengan properti -misalnya panjang gelombang atau tingkat energi- tertentu.

Saat dipancarkan melewati aliran darah, zat dimaksud akan mengubah cahaya. Perubahan inilah yang akan diukur untuk mengetahui kadar zat yang bersangkutan.

Meski demikian, teknik ini memiliki limitasi. Sebuah sampel, misalnya, mungkin saja mengandung berbagai macam zat berbeda yang bisa ikut mempengaruhi cahaya pengukur.

Ilustrasi cara kerja teknologi pendeteksi glukosa darah di perangkat wearable device, dalam paten yang diajukan Apple. Apple Insider Ilustrasi cara kerja teknologi pendeteksi glukosa darah di perangkat wearable device, dalam paten yang diajukan Apple.

Kemudian, sampel itu sendiri bisa juga tidak mengandung zat yang hendak diukur secara merata sehingga hasil pengukuran menjadi tidak akurat karena cahaya hanya mengenai bagian tertentu dengan kandungan zat lebih rendah atau tinggi.

Baca juga: Apple Watch Selamatkan Pria dengan Denyut Jantung Tak Wajar

Dalam patennya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Apple Insider, Senin (27/8/2018), Apple berupaya mengatasi keterbatasan-keterbatasan tersebut lewat sejumlah komponen, seperti beamsplitter, filter, dan detektor short-wavelength infrared (SWIR).

Beamsplitter, misalnya, memecah cahaya ke beberapa jalur untuk melakukan pengukuran di tempat-tempat berbeda dalam sampel. Hasilnya kemudian dikomparasi untuk  meminimalisir kesalahan pengukuran.

Paten Apple yang bersangkutan pertama kali diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang AS (USPTO) pada 29 Agustus 2016 dan dipublikasikan pada 23 Agustus 2018.

Layaknya teknologi yang masih berupa paten, masih belum diketahui kapan pendeteksi gula darah ini bakal mulai diterapkan di produk jadi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X