Nokia Bakal Tempel "PureView" di Ponsel Android

Kompas.com - 29/08/2018, 14:36 WIB
Nokia 6 varian warna silver dalam acara peluncuran di Jakarta, kamis (14/9/2017).Oik Yusuf/ KOMPAS.com Nokia 6 varian warna silver dalam acara peluncuran di Jakarta, kamis (14/9/2017).

KOMPAS.com - HMD Global melakukan langkah lebih jauh dalam upayanya “membangunkan kembali” kejayaan Nokia di industri ponsel. Perusahaan pemegang lisensi merek ponsel Nokia ini sekarang telah mengambil kembali trademark “ PureView”.

Merek dagang yang lekat dengan Nokia tersebut sebelumnya dikuasai oleh Microsoft, pasca akuisisi sang mantan raja ponsel pada 2014.

Sebuah listing yang dipublikasikan Kantor Properti Intelektual Uni Eropa (EUIPO) menyebutkan bahwa kepemilikan trademark “ Pureview” telah ditransfer dari Microsoft ke HMD Global pada 23 Agustus 2018.

Merek dagang “PureView” sendiri melakukan debutnya pada smartphone Nokia 808 PureView pada 2012, mengacu pada kemampuan kamera ponsel itu yang memiliki resolusi hingga 41 megapiksel.

Nama “PureView” kemudian juga digunakan di smartphone Windows seri Lumia 920, 1020, 1520, lalu Lumia 950. Sayang, PureView kemudian seolah tenggelam seiring dengan merosotnya popularitas platform Windows versi smartphone.

Merek dagang PureView telah resmi menjadi milik HMD Global.EUIPO Merek dagang PureView telah resmi menjadi milik HMD Global.

Setelah berpindah ke tangan HMD Global, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gizmochina, Rabu (28/8/2018), bisa disimpulkan bahwa merek dagang PureView akan kembali disematkan di model-model smartphone Nokia yang kini telah beralih memakai platform Android.

Boleh jadi PureView akan melakukan comeback di smartphone Nokia 9 yang belakangan rumornya mulai ramai beredar. Tapi itu tentu baru sebatas spekulasi saja.

Selain PureView, HMD Global diketahui turut mendaftarkan merek dagang lain, yakni “Dual Sight” yang mungkin mengacu pada kemampuan ponsel Nokia menjepret dengan kamera depan dan belakang secara bersamaan.

HMD Global turut memiliki hak atas beberapa brand lain yang dulu lekat dengan Nokia, termasuk “Xpress-On” yang telah hadir kembali dalam bentuk casing untuk Nokia-1 dan “Asha” yang masih belum muncul lagi.



Close Ads X