Fitur Terbaru Telegram, Bisa Eksport Data dan Notifikasi Khusus

Kompas.com - 30/08/2018, 12:22 WIB
Telegram Messenger istTelegram Messenger
|


KOMPAS.com - Aplikasi pesan instan asal Rusia, Telegram, memboyong beberapa pembaruan fitur untuk versi dekstop dan mobile. Lewat pembaruan ini pengguna bisa mengunduh data dari akun Telegram dan mengatur notifikasi khusus.

Lewat blog resminya, Telegram menjabarkan pembaruan serta fitur ini. Pembaruan pertama adalah fitur eksport data di Telegram versi desktop.

Lewat fitur ini pengguna bisa mengunduh data yang diperlukan dari akun Telegram Messenger ke perangkat komputer. Ada beberapa jenis file yang bisa diunduh mulai dari percakapan, gambar hingga dokumen.

Untuk menggunakan fitur ini cukup mudah. Anda tinggal mengunduh Telegram versi desktop yang terbaru atau melakukan update.

Kemudian Anda tinggal masuk pada menu Setting di bagian profil Anda kemudian gulirkan ke bagian bawah. Di sana akan terdapat pilihan Export Telegram Data.

Jika Anda adalah developer aplikasi yang memerlukan verifikasi identitas, pastikan Anda memeriksa dokumen ini yang menjelaskan bagaimana Telegram Passport dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Anda.

"Pembaruan Telegram ini memberi Anda cara mudah untuk menyimpan percakapan pada penyimpanan Anda. Hanya dengan beberapa ketukan, Anda dapat mengekspor beberapa (atau semua) obrolan Anda, termasuk foto dan media lain yang ada di dalamnya," tulis Telegram dalam blog resminya.

Nantinya seluruh data yang telah diekspor ini akan dapat diakses secara offline dalam format JSON atau HTML.

Fitur kedua yang dibawa dalam pembaruan ini adalah Exception in Notification. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat notifikasi secara khusus.

Misalnya nada dering yang berbeda untuk setiap grup percakapan, kemudian mematikan notifikasi, dll. Mode ini dapat Anda temukan lewat bilah Settings kemudian ada pada opsi notifications and sound.

Selain itu, Telegram juga merilis beberapa peningkatan untuk mode Telegram Passport yang telah dirilis beberapa pekan lalu.

Baca juga: Telegram Rilis Passport, Alat Login ke Aplikasi Lain

Ada juga pengembangan API yang dapat dimanfaatkan oleh para pengembang aplikasi atau layanan lain yang terhubung dengan Telegram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.