Kompas.com - 04/09/2018, 16:09 WIB
|
Editor Oik Yusuf

SINGAPURA, KOMPAS.com - Indonesia adalah operator pesawat ATR terbesar di Asia Pasifik. Sepanjang 2017 saja, ada 36 rute baru yang dibuka di seantero Tanah Air dengan mengandalkan pesawat turboprop (bermesin baling-baling) tersebut. 

Karena itu, saat dijumpa KompasTekno di kantornya di Singapura, Senin (27/8/2018), Airline Marketing Manager ATR, Pierre-Marie Putard pun berani mengklaim bahwa pesawat ATR sangat cocok digunakan sebagai "route opener" alias pembuka rute atau pasar baru.

"Saat ini maskapai-maskapai mulai berpikir untuk membuka hub (bandara penghubung) besar, seperti di Indonesia, mereka punya rute dari Jakarta yang terhubung dengan hub lain," ujar Putard sembari memperlihatkan jaringan rute yang dilayani pesawat ATR di Indonesia.

"Kalau dilihat, mereka bukan hanya membuka hub baru, namun juga membuka koneksi tier-II dan tier-III," imbuhnya. Di sinilah letak peranan pesawat turboprop ATR, sesuai dengan peruntukannya. 

Baca juga: Indonesia Jadi Pasar Pesawat ATR Terbesar di Asia Pasifik

Airline Marketing Manager ATR, Pierre-Marie Putard menunjukkan rute-rute baru yang diterbangi pesawat ATR di Indonesia.KOMPAS.com/Reska K. Nistanto Airline Marketing Manager ATR, Pierre-Marie Putard menunjukkan rute-rute baru yang diterbangi pesawat ATR di Indonesia.
Maskapai-maskapai yang ingin menjajal rute regional baru bisa menggunakan pesawat ATR untuk menguji pasar. Dengan jumlah kursi yang lebih sedikit dibandingkan pesawat jet, maka biaya operasional juga tidak banyak jika dibandingkan uji pasar dengan pesawat jet.

Begitu potensi pasar terlihat, maskapai bisa meningkatkan frekuensi penerbangan di rute tersebut. Apabila kemudian terbukti laku atau diminati, barulah maskapai mengoperasikan pesawat jet untuk melayani rute yang bersangkutan agar bisa mengangkut lebih banyak penumpang. 

"Kalau sudah ketahuan pasarnya, baru bisa pakai jet, tapi tetap saja pesawat ATR yang cocok dipakai menguji pasarnya, karena lebih murah, kalau perhitungan salah, kerugian tidak terlalu besar," pungkas Putard.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
Apa Itu Zenly, Aplikasi yang Mau Ditutup Saat Tengah Naik Daun?

Apa Itu Zenly, Aplikasi yang Mau Ditutup Saat Tengah Naik Daun?

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.