Bixby di Galaxy Note 9 Bisa Dimatikan Akhir September

Kompas.com - 05/09/2018, 15:35 WIB
Samsung Galaxy Note 9Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Samsung Galaxy Note 9

KOMPAS.com - Samsung Galaxy Note 9 yang dirilis pertengahan Agustus lalu menyematkan tombol khusus untuk Bixby 2.0. Banyak yang menyangka jika asisten virtual Samsung tersebut bisa dimatikan seperti di Galaxy Note 8, Galaxy S8, atau Galaxy S9.

Namun nyatanya, tidak. Meski ada tombol khusus yang terletak di bawah tombol volume, Bixby tidak sepenuhnya bisa dinon-aktifkan. Agaknya ada kabar baik untuk masalah tersebut.

Kabarnya, Samsung sedang menyipkan pembaruan software untuk mematikan Bixby secara penuh dan akan digulirkan pada akhir September ini.

Pengumuman tersebut disampaikan Samsung Jerman melalui akun Twitter resminya, @SamsungDE ketika menjawab salah satu keluhan pengguna di akun @Samsung_News_.

Dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Rabu (5/9/2018), tombol Bixby yang tersemat di Galaxy Note 9 diketahui lebih sensitif dibanding di perangkat sebelumnya.

Masalah ini diperburuk dengan letak tombolnya yang ada di bawah tombol volume, sehingga kejadian salah pencet sering terjadi.

Baca juga: Samsung Patenkan Speaker Pintar Bixby

Bixby sangat mudah aktif secara tidak sengaja, meski sebenarnya pengguna sedang tidak membutuhkan fitur tersebut, seperti diungkapkan akun  @Samsung_News_.

Di flagship Samsung sebelumnya, ia mengaku tidak sengaja mengaktifkan Bixby antara lima hingga sepuluh kali dalam seminggu. Namun saat menggunakan Galaxy Note 9, Bixby bisa mendadak aktif 20 hingga 30 kali dalam sehari.

"Aku benci itu. Bixby Home mungkin baik-baik saja, tapi suara Bixby menyebalkan", tulisnya.

Berbeda dengan flagship sebelumnya, di Galaxy Note 9 tidak ada pengaturan layar "Bixby Key" atau aplikasi Bixby. Di Galaxy Note 8, pengguna bisa menon-aktifkan Bixby sepenuhnya melalui "Bixby Key".

Dilaporkan The Verge ketika membandingkan dengan asisten virtual Google, tingkat akurasi Bixby belumlah setara dengan Google Assistant. Bixby sering salah tangkap terhadap perintah suara dari empunya, selain suara virtual robot kaku yang dirasa mengganggu bagi beberapa orang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X