Aplikasi Populer Dihapus dari Toko Mac App Store

Kompas.com - 10/09/2018, 09:46 WIB
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Adware Doctor adalah aplikasi MacOS populer yang mengklaim bisa “mencegah infeksi malware dan file berbahaya di komputer Mac” penggunanya. 

Ironisnya, aplikasi sekuriti tersebut ternyata justru melanggar privasi dengan mengumpulkan history browsing pengguna secara diam-diam tanpa persetujuan.

Apple belakangan dilaporkan segera menghapus Adware Doctor dari toko aplikasi Mac App Store.

Pencurian data oleh Adware Doctor pertama kali diungkapkan oleh peneliti keamanan Patrick Wardle dan Privacy 1st. Wardle mengatakan bahwa Adware Doctor meminta akses ke home directory dan berkas pengguna. 

Akses tersebut kemudian dipakai mengumpulkan data browsing dari peramban Chrome, Safari, atau Firefox. Data ini lantas dikompres dalam file bernama “history.zip” dan dikirimkan ke China. 

Masalahnya, meski diberikan akses ke home directory dan berkas, Adware Doctor tidak menerangkan keperluannya adalah untuk mengumpulkan data browsing pengguna. 

Aplikasi ini diam-diam telah mencuri data browsing pengguna, mungkin selama bertahun-tahun,” tulis Wardle dalam sebuah posting di blognya.

Adware Doctor pun melanggar kebijakan Apple soal privasi sehingga pada pekan lalu dihapus dari Mac App Store, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Buzzfeed, Senin (10/9/2018). Apple tidak berkomentar lebih jauh mengenai penghapusan aplikasi dimaksud.

Sebelum dihapus, Adware Doctor yang merupakan aplikasi berbayar seharga 5 dollar AS sempat masuk dalam 5 besar urutan aplikasi berbayar terpopuler di Mac App Store. Tak jelas apakah para pengguna yang kadung membelinya akan dapat pengembalian uang atau tidak.

Untuk mencegah pencurian data macam ini terulang kembali, MacOS versi berikutnya, Mojave, bakal melindungi konten history dan cookies browser macam Safari supaya tidak bisa diakses aplikasi lain. 

Baca juga: Ini Alasan Komputer Mac Jarang Kena Virus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BuzzFeed
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.