Tombol "Home" iPhone, Riwayatmu Kini

Kompas.com - 13/09/2018, 16:16 WIB
Tombol Home di iPhone 5S dilengkapi sensor sidik jari. Tombol itu juga dilapisi kristal safir agar tidak mudah tergores. (TheVerge)Tombol Home di iPhone 5S dilengkapi sensor sidik jari. Tombol itu juga dilapisi kristal safir agar tidak mudah tergores.

KOMPAS.com - Lambat laun, Apple mulai meninggalkan beberapa ciri khas yang menjadi keunikannya dibanding perangkat lain. Salah satunya adalah tombol home fisik yang sedari dulu melekat di lini iPhone.

Riwayat tombol home di iPhone resmi berakhir saat Apple meluncurkan trio iPhone XS, iPhone Xr, dan iPhone XS Max, Kamis dini hari (13/9/2018). Di bagian muka ketiga iPhone baru tersebut tidak ditemukan tombol home fisik, berganti bentang layar yang lebih luas.

Dengan begitu, perjalanan tombol home di iPhone telah berakhir di duo iPhne 8 dan iPhone 8 Plus. Vendor asal Cupertino, AS itu mengganti peran tombol home dengan fungsi gestur dengan sapuan (swipe) dari bawah ke atas untuk membuka home screen.

Apple juga menggantungkan keamanan perangkat dengan sistem pemindai wajah biometrik di Face ID, sekaligus menanggalkan Touch ID biometrik di lini sebelumnya.

"Konsumen menyukainya (Face ID)," seru Phil Schiller, Kepala Marketing Apple saat naik panggung menjabarkan Face ID di peluncuran trio iPhone yang baru.

Nasib tombol home ditegaskan oleh Schiller yang sejurus kemudian mengnonfirmasi hadirnya Face ID di tiga perangkat, termasuk yang paling murah, iPhone Xr.

Baca juga: iPhone X Tak Punya Tombol Home, Begini Cara Memakainya

"Tidak ada tombol home. Cukup lihat (sensor Face ID) untuk membukanya...cukup melihatnya untuk membayar dengan Apple Pay," lanjut Schiller, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Techcrunch, Kamis (13/9/2018).

Perjalanan Touch ID

Awal diperkenalkan di iPhone 5s, Touch ID yang terpadu dengan tombol home, tidak sepenuhnya diterima dengan tangan terbuka. Banyak yang mengkhawatirkan tingkat keamanan Touch ID yang mengandalkan biometrik sidik jari.

Apalagi kinerja sensor akan berkurang jika jari yang didaftarkan mengalami luka. Touch ID disebut lebih mudah diretas dengan tipuan sidik jari silikon.

Kendati demikian, Touch ID masih memiliki penggemar. Sebab, Touch ID dirasa lebih simpel, sesusai nilai "kemudahan" yang diwariskan Steve Jobs untuk produk Apple. Pengguna juga bisa merekam beberapa jari untuk berbagi akses di satu perangkat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X