YouTube Perlonggar Aturan Video untuk Anak - Kompas.com

YouTube Perlonggar Aturan Video untuk Anak

Kompas.com - 15/09/2018, 17:26 WIB
YouTube KidsYouTube YouTube Kids

KOMPAS.com - Sejak pertama kali diluncurkan, YouTube Kids membawa jargon "New Family-Friendly App", mengindikasikan jika konten yang tersedia akan lebih ramah anak. Orangtua pun memegang kendali dengan mengontrol tontonan putra-putrinya di platform populer tersebut.

Namun dalam update fitur terbaru, YouTube agaknya memperlonggar kontrol orangtua terhadap tontonan anaknya. Kelonggaran diberikan bagi anak-anak usia 8-12 tahun yang dirasa sudah siap untuk memahami konten seusianya.

Orangtua bisa mengaktifkan level konten menjadi "Older" untuk mengurangi batasan konten pada anak. Beberapa konten yang mulai diperbolehkan untuk ditonton misalnya konten musik populer dan video gaming.

Fitur level konten di YouTube KidsYouTube Fitur level konten di YouTube Kids
Jika orangtua merasa anaknya belum siap menonton konten tersebut, orangtua bisa mengaktifkan opsi "Younger" yang lebih ditujukan untuk video edukasi. Sayangnya, fitur ini baru diluncurkan di Amerika Serikat dan dijanjikan akan tersebar secara global tidak lama lagi.

YouTube juga menambah fitur baru yang mengizinkan orangtua membuat daftar putih berisi konten apa saja yang boleh ditonton.

Untuk mengakses fitur ini, buka menu Setting, lalu pergi ke profil dan pilih opsi "approved content only", kemudian pilih video mana saja yang diperbolehkan untuk ditonton putra-putrinya dengan mengetuk (tap) tombol "+".

Fitur approved content only di YouTubeYouTube Fitur approved content only di YouTube

Para orangtua juga bisa mencari video-video tertentu. Jika fitur ini diaktifkan, anak-anak tidak akan bisa mencari video lain diluar yang telah ditentukan orangtua. Fitur ini telah tersedia secara global di platform Android, dan akan segara menyusul untuk iOS.

Cara ini memang agak merepotkan, karena orangtua harus mengaturnya secara manual. Namun dengan demikian, orangtua bisa lebih memantau suguhan video yang dikonsumsi anak-anaknya dibanding mengandalkan filter YouTube Kids yang seringkali kebobolan.

Baca juga: Aplikasi YouTube Kids Akhirnya Tersedia untuk Indonesia

Filter YouTube Kids dikelola oleh para pengawas yang disebut moderator. Mereka akan melihat beberapa video pada setiap kanal untuk menentukan apakah konten itu cocok ditonton usia dini atau tidak.

Bukan tidak mungkin, masih ada konten yang lolos dari tinjauan para moderator atau terjadi human error. Sebagaimana KompasTekno lansir dari Tech Crunch, Sabtu (15/9/2018), YouTube mengimbau perlunya peran orangtua untuk membantu pemblokiran video yang tidak ramah bagi anak.

 


Komentar
Close Ads X