Path Akan Tutup Layanan, Ini 7 Fakta tentang Jejaring Sosial Itu..

Kompas.com - 17/09/2018, 20:15 WIB
Ilustrasi Path Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comIlustrasi Path

KOMPAS.com - Jejaring Sosial Path akhirnya mengumumkan rencananya untuk mengakhiri layanan dalam waktu dekat. Dalam rilis resmi di situsnya, Path umumkan tak lagi hadir di Apple iTunes dan Google PlayStore pada 1 Oktober 2018.

Saat ini, perusahaan yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat itu memang masih menghadirkan akses layanan bagi pengguna yang masih memasang aplikasinya. Namun, Path akan ditutup untuk semua pengguna mulai 18 Oktober 2018.

Path sendiri merupakan jejaring sosial yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi gambar dan juga pesan. Selain itu, banyak pengguna yang memanfaatkan fitur lokasi untuk berbagi dengan teman di jejaring sosial itu.

Path tak ubahnya seperti jejaring Facebook dan Twitter, tetapi konsep yang disuguhkan lebih minimalis dan sederhana. Pengguna bisa menambahkan atau menerima teman, namun dalam jumlah terbatas.

Dulunya, jumlah pertemanan hanya dibatasi 150 orang, namun akhirnya diperluas hingga 500 orang.

Walau dengan keterbatasannya pertemanan, jejaring ini mempunyai kenangan sendiri. Ingin tahu fakta-fakta seputar Path? berikut ulasannya:

1. Diluncurkan pada 2010

Pendiri dan CEO Parth Dave MorinDavid Paul Morris/Bloomberg Pendiri dan CEO Parth Dave Morin

Path didirikan pertama kali pada 2010 lalu di San Francisco, Amerika Serikat, oleh tiga serangkai. Mereka adalah Dave Morin, Shawn Fanning, dan Dustin Mierau.

Masing-masing punya peran penting. Dave Morin dikenal lebih memegang kendali manajerial sebagai CEO. Kemudian, Shawn Fanning memimpin divisi pemrograman dan Dustin Mierau mendominasi urusan desain.

Berkat kerja sama tiga orang tersebut, Path berhasil mendapatkan beberapa investor untuk mengembangkan diri.

Baca juga: Diperbarui, Path Jadi Mirip Instagram

2. Berbagai fitur

Sebagai jejaring sosial yang "digandrungi" anak muda, Path mempunyai segudang fitur-fitur andalan di dalamnya. Path memungkinkan penggunanya untuk mengatur profil pengguna seperti jejaring sosial lainnya sebagai identitas.

Secara mendasar, fitur yang paling banyak digunakan adalah pengguna dapat mengunggah foto dan video untuk berbagi dengan orang lain.

Mengunggah lokasi juga andalan bagi aplikasi ini. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa "pamer" lokasi suatu tempat kepada teman-temannya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X