Kompas.com - 17/09/2018, 21:06 WIB

Selama keberadaannya, Path kerap menjadi tempat merekam cerita-cerita hidup para penggunanya yang kebanyakan berasal dari kalangan muda.

Misalnya untuk cek lokasi, memberitahukan musik yang sedang dimainkan, sedang bersama dengan siapa, berbagi kutipan, dan sebagainya.

Baca juga: Path Akan Tutup Layanan, Ini 7 Fakta tentang Jejaring Sosial Itu..

Pada waktu itu, Path menjadi tempat yang tepat untuk mengunggah momen-momen yang bersifat sedikit pribadi, karena hanya teman-teman terdekat yang bisa mengaksesnya. Ingat, saat Path hanya bisa diikuti oleh 150 akun saja?

Oleh karena itu, banyak sekali para pengguna yang hari ini bernostalgia dengan Path dan tidak menyangka bahwa salah satu media sosial yang pernah mereka gunakan ternyata dinyatakan akan segera ditutup.

Meski begitu, menurut pengamat media sosial, Nukman Luthfie, hal ini merupakan sesuatu yang wajar.

"Biasalah, ya bukan kangen itu, hanya mengingat masa lalu saja," ucapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (17/9/2018) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.