Lebih Mahal, iPhone XS Max Diprediksi Lebih Laku

Kompas.com - 18/09/2018, 08:56 WIB
iphone XS Max (kiri) dan iPhone XS. Istimewaiphone XS Max (kiri) dan iPhone XS.

KOMPAS.com - Apple dan para penggemarnya baru saja bersuka cita menyambut tiga lini iPhone baru, iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR. Sesi pre-order pun telah dibuka sejak 14 September lalu untuk beberapa negara terpilih.

Namun baru beberapa hari sesi pre-order berlangsung, analis Ming-Chi Kuo justru membawa kabar kurang menyenangkan. Pengamat yang seringkali benar dalam prediksinya soal produk Apple ini mengatakan jika seri iPhone XS kurang diminati fanboy Apple.

Ia menyebut jika pre-order iPhone XS lebih rendah dibanding yang diharapkan. Kemungkinan, minimnya perubahan eksternal yang diusung dari seri iPhone X 2017 lalu, membuat konsumen urung mengganti perangkat lama mereka.

Sebaliknya, seri yang secara kasat mata jelas membawa perbedaan ukuran, yakni iPhone XS Max, justru lebih banyak dilirik.

Jumlah pemesanan iPhone XS Max disebut meningkat, khususnya di China, di mana Apple mendedikasikan fitur dual SIM tray fisik (bukan eSIM). Ukuran layar 6,5 inci juga menjadi pemikat tersendiri bagi konsumen China.

"Ada peningkatan permintaan di China berkat casing kelir emas, dual-SIM, dan display yang luas," jelas Kuo.

Baca juga: iPhone Dual SIM Tak untuk Semua Negara

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

iPhone Xs Max memiliki ukuran layar yang lebih besar yakni 6,5 inci. The Verge iPhone Xs Max memiliki ukuran layar yang lebih besar yakni 6,5 inci.
Kuo mengestimasikan persentase antara 25 hingga 30 persen untuk penjualan iPhone XS Max, dengan prakiraan 75 hingga 80 juta iPhone XS Max terkapalkan di sisa waktu tahun 2018.

"Waktu rata-rata pengapalan iPhone XS Max lebih singkat dibanding iPhone X 2H17 (1-2 minggu vs 2-3 minggu), kemungkinan karena perbaikan pasokan," lanjut Kuo.

Kendati demikian, seperti KompasTekno lansir dari Phone Arena, Selasa (18/8/2018), Kuo meramalkan penjualan tiga lini iPhone baru akan tetap turun dengan persentase antara 10 hingga 15 persen untuk semua pengapalan lini iPhone.

Prediksi ini turun dari perkiraan awalnya yang semula mencapai 15 hingga 20 persen. Untuk iPhone XR yang baru akan tersedia 26 Oktober mendatang, Kuo menaikkan estimasinya antara 55 persen dan 60 persen. Hal ini sejalan dengan ramalannya dulu, di mana iPhone murah akan lebih laris manis.

Baca juga: iPhone X Versi Murah Diramal Bakal Laris Manis

Nasib berbeda justru ditorehkan arloji pintar Apple Watch Series 4. Penjualan Apple Watch Series 4 disebut lebih baik dibanding lini iPhone. Apple Watch seri termutakhir ini diperkirakan akan terjual 18 juta unit dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di tahun 2018.

Hal itu dikarenakan kehadiran fitur-fitur baru, salah satunya adalah bisa mendeteksi pengguna jika terjatuh, mendeteksi detak jantung lebih rinci, dan memindai irama jantung untuk menganalisis pola-pola yang dianggap tidak teratur (fibrilasi atrial).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X