Canon Berharap EOS R Cegah Pengguna Ganti Merek

Kompas.com - 18/09/2018, 14:27 WIB
Bagian atas Canon EOS R memiliki layar OLED untuk menampilkan parameter kamera. KOMPAS.com/Oik Yusuf ArayaBagian atas Canon EOS R memiliki layar OLED untuk menampilkan parameter kamera.
Penulis Oik Yusuf
|

JAKARTA KOMPAS.com - Canon terbilang telat memasuki pasaran kamera mirrorless kelas atas dengan sensor full-frame setara DSLR profesional. Selagi Canon sibuk berkutat dengan DSLR, pabrikan lain, Sony, jor-joran masuk ke segmen ini lewat produk kamera mirrorless seri A7 dan A9.

Sebagian pengguna kamera Sony itu merupakan mantan pemilik DSLR Canon yang beralih, tapi masih menyimpan koleksi lensa Canon yang kemudian dipasang ke kamera Sony dengan bantuan adapter yang banyak tersedia di pasaran.

PT Datascrip selaku distributor produk-produk kamera Canon di Indonesia rupanya menyadari tren tersebut. Kamera mirrorless full-frame Canon EOS R yang rencananya akan segera dijual Oktober mendatang pun diharapkan bisa mencegah para pengguna -khususnya pemilik kamera dan lensa DSLR Canon- berpindah ke lain hati.

“Itu adalah salah satu alasan kenapa kami mulai berkecimpung di segmen ini (mirrorless full-frame),” ujar Canon Image Communication Product Division manager PT Datascrip Sintra Wong saat ditemui KompasTekno usai acara peluncuran kamera mirrorless Canon EOS R di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

“Kami melihat para pengguna yang menginginkan kualitas full-frame hanya bisa memilih DSLR canon atau kompetitor jika ingin alternatif lebih ringan dan ringkas. Sebab, selama ini kami belum bisa memberikan jawabannya,” imbuh Sintra.

Jawaban Canon

Jawaban dimaksud akhirnya datang dalam bentuk EOS R, kamera mirrorless dengan sensor full-frame setara DSLR profesional Canon. Layaknya mirrorless, fisik EOS R lebih ringkas dan ringan dibandingkan seri kamera DSLR Canon.

Baca juga: Tahun Ini, Kamera Mirrorless Canon Bakal Lewati DSLR

EOS R menggunakan sistem mounting baru bernama RF mount yang baru memiliki koleksi 4 lensa, terdiri dari 2 lensa zoom normal dan 2 lensa prime. Namun, Canon turut menyediakan adapter khusus sehingga EOS R bisa dipasangi lensa-lensa DSLR canon EF mount.

Dengan demikian, diharapkan para pemilik EOS R nanti bisa mengatasi keterbatasan pilihan lensa RF mount selagi menunggu ekosistemnya matang, sekaligus mencegah para pemilik lensa Canon beralih ke bodi kamera dari merek lain.

Bagian belakang Canon EOS R.KOMPAS.com/Oik Yusuf Araya Bagian belakang Canon EOS R.

“Kami yakni dengan adanya pilihan EOS R, tentu kinerjanya akan lebih maksimal untuk lensa-lensa Canon sendiri, daripada kalau menggunakan lensa Canon di bodi merek lain,” kata Sintra.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X