Smartfren "Matikan" Andromax Pertengahan 2019

Kompas.com - 19/09/2018, 18:27 WIB
Ponsel Andromax B (kiri) dan Andromax L yang dipamerkan dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (25/1/2017). Oik Yusuf/Kompas.comPonsel Andromax B (kiri) dan Andromax L yang dipamerkan dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Merek ponsel “Andromax” di bawah operator seluler Smartfren bakal benar-benar tutup usia pada pertengahan 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, usai peluncuran paket seluler teranyar, Selasa (19/9/2018) kemarin, di Jakarta.

“Kami kan sudah 4G LTE, kalau dulu Andromax karena kami CDMA. Sekarang kan sudah banyak merek-merek lain yang bisa pakai Smartfren, jadi nggak perlu lagi (Andromax),” kata dia.

Djoko mengatakan pangsa pasar Andromax selama ini hanya 10 persen. Karenanya, Smartfren lebih memilih strategi kerja sama bundling dengan vendor-vendor ponsel kawakan untuk menggenjot akuisisi pelanggan seluler.

“Kami kerahkan ke layanan telekomunikasi terbaik. Kerja sama kami sudah banyak, salah satunya kami ditunjuk sebagai mitra resmi Apple untuk bundling paket seluler dengan iPhone di Indonesia,” ia menuturkan.

“Kalau untuk Andromax, kira-kira pertengahan tahun depanlah bersihnya (berhenti beroperasi),” ujarnya.

Baca juga: Smartfren Permanenkan Paket Internet Unlimited Rp 65.000

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Apple, Smartfren juga menggelar bundling dengan Samsung, Xiaomi, Oppo, dan merek-merek ponsel populer lainnya. Menurut Djoko, sejauh ini yang paling banyak diminati adalah bundling paket Smartfren dengan lini Samsung Galaxy.

“Setiap hari penjualan bundling Smartfren dengan ponsel-ponsel Samsung hampir 10.000 unit,” ujarnya.

Baca juga: Smartfren Luncurkan Modem WiFi M6, Harganya?

Meski mematikan merek Andromax, Djoko sesumbar pihaknya akan tetap memproduksi modem melalui seri MiFi. Dalam waktu dekat, kata dia, Smartfren bakal memperkenalkan MiFi termutakhir dengan teknologi Cat7.

“Kami sedang siapkan untuk teknologi Cat7 pertama. Kalau sekarang kan yang dipakai baru Cat6,” ia memungkasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.