Sony Hentikan Produksi PS Vita di Jepang

Kompas.com - 21/09/2018, 14:32 WIB
PS Vita baru hadir lebih ringan dan tipisEngadget PS Vita baru hadir lebih ringan dan tipis

KOMPAS.com - Raksasa teknologi asal Jepang, Sony, memutuskan akan menghentikan produksi konsol game portabel PS Vita di negara asalnya pada 2019 mendatang. Sony pun menegaskan tak akan membuat penerus konsol portabel ini.

Menurut Senior Vice President Sony Interactive Entertainment, Hiroyuki Oda, produksi PS Vita hanya akan berjalan sampai Maret 2019 mendatang.

Pernyataan ini diungkapkan Oda sehari setelah memerkenalkan konsol PlayStation Classic. 

Menurut Oda setelah Maret 2019, tak akan lagi ada pengapalan dan penjualan PlayStation Vita di wilayah Jepang.

"Saat ini kami tidak memiliki rencana untuk membuat konsol portabel baru. Di Jepang, kami akan terus membuat PlayStation Vita sampai 2019. Setelah itu kami akan menghentikan pengapalan," ungkap Oda.

Kendati demikian Oda tak mengungkap apakah produksi di wilayah Eropa dan Amerika juga akan dihentikan atau tidak. Namun pada akhir Mei lalu, Sony sudah mulai menghentikan distribusi kartu game fisik PS Vita.

Pada akhir tahun lalu tanda-tanda kematian PS Vita memang sudah terang-terangan diungkap pihak Sony. Presiden Sony Interactive Entertaiment America, Shawn Layden mengatakan penjualan konsol ini memang tidak memenuhi ekspektasi.

"Vita tidak mencapai audiens, para pengembang pun kesulitan dan ini menjadi sebuah efek spiral yang negatif," ungkap Layden sebagaimana dikutip KompasTekno dari Polygon, Jumat (21/9/2018).

Sejak tahun 2015, Sony pun sudah "angkat tangan" pada konsol game portabel ini. Sony menghentikan pembuatan game sejak 2015 dan mulai beralih ke produksi konsol lain.

Keputusan Sony untuk menghentikan produksi PS Vita bisa disebabkan akibat gempuran smartphone yang kini kerap dijadikan perangkat untuk bermain game.

Namun di sisi lain, Sony juga belum bisa meletakkan pondasi yang kokoh untuk pasar mobile gaming portable-nya itu.

Tak seperti konsol PS3 dan PS4, PS Vita tidak memiliki game yang berhasil mencatatkan rekor, kebanyakan adalah versi turunan dari konsol-konsol game kakaknya, PlayStation 3 atau 4. Bahkan angka penjualannya pun masih kalah jauh dibandingkan pendahulunya yakni PlayStation Portable (PSP).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X