Kompas.com - 27/09/2018, 16:02 WIB
iPhone XR. AppleiPhone XR.

KOMPAS.com - Ketika Apple memperkenalkan lini iPhone 2018, agak mengherankan karena model OLED (iPhone XS dan XS Max) yang premium lebih duluan hadir di pasaran ketimbang model LCD (iPhone XR) yang lebih merakyat.

Tak dijabarkan secara detail alasan keterlambatan iPhone XR. Banyak yang berspekulasi bahwa Apple ingin melihat terlebih dahulu bagaimana penerimaan pasar terhadap iPhone XS dan XS Max yang lebih mahal.

Namun, sumber dalam menyebut alasan penundaan iPhone XR karena ada masalah dalam proses produksinya. Menurut dia, ada keterbatasan kapasitas yang menyebabkan Pegatron sebagai salah satu manufaktur untuk iPhone XR, terlambat menyediakan pasokan.

Selain itu, ada masalah-masalah internal lain yang tak berhubungan langsung dengan aspek teknis. Misalnya saja kurangnya sumber daya manusia di fasilitas perakitan Pegatron, sehingga banyak tenggat yang terlewatkan.

Baca juga: iPhone XR Resmi Meluncur, Layar Besar Harga Murah

Akibat isu yang terjadi di Pegatron, Apple mengalihkan lebih banyak beban produksi ke Foxconn. Sebelumnya, beban kerja antara dua manufaktur tersebut dibagi rata.

Sekarang, beban produksi di Pegatron telah dikurangi 30 persen dari yang telah ditetapkan terdahulu, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (27/9/2018), dari Ubergizmo.

Belum jelas apakah alasan ini yang benar-benar menyebabkan penundaan ketersediaan iPhone XR di pasaran. Apple bungkam soal rumor yang beredar.

iPhone XS dan XS Max sudah bisa dibeli di beberapa negara per 21 September 2018 lalu. Singapura adalah negara paling dekat dengan Indonesia yang sudah menjual lini premium ini.

Sementara itu, iPhone XR baru akan tersedia untuk para fanboy Apple pada 26 Oktober 2018. Artinya, terlepas dari berbagai masalah yang dikabarkan, Foxconn dan Pegatron sebagai penyuplai masih punya waktu sekitar sebulan untuk menyelesaikannya.

Baca juga: INFOGRAFIK: Spesifikasi dan Keunggulan iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR

.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Ubergizmo
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.