CEO Google Umumkan Donasi 1 Juta Dollar untuk Korban Gempa Donggala-Palu

Kompas.com - 03/10/2018, 06:26 WIB
CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS. GoogleCEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Bencana alam gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang diikuti gelombang tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, akhir pekan lalu rupanya turut mengundang perhatian Sundar Pichai.

Awal pekan ini, CEO Google tersebut menyatakan turut berduka cita lewat sebuah tweet. Tak cuma itu, dalam kicauan yang sama, Pichai turut menyatakan bahwa pihaknya bakal menyumbang dana.

“Kami sangat bersedih atas gempa bumi dan tsunami di Indonesia. @googleorg dan Googlers mendonasikan 1 juta dollar AS (sekitar Rp 15 miliar) untuk membantu upaya pemulihan,” kicau Pichai, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Rabu (3/10/2018).

“Googlers” adalah sebutan untuk para pegawai Google, sementara Google.org merupakan lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Google pada 2005 sekaligus didanai oleh sang raksasa internet. 


Pichai tak menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme pemberian bantuan dana tersebut. Sementara itu, Tawaran bantuan dari pihak asing memang mulai banyak mengalir ke Sulawesi Tenggara.

Hingga Selasa (2/10/2018) kemarin, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sudah ada 26 negara dan 2 organisasi internasional yang menawarkan bantuan. Semua bantuan yang diberikan harus bersifat self supporting supaya tidak membebani pemerintah Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cerita Pilot Batik Air yang Takeoff Saat Gempa Palu, Sebelum Tower Roboh

Peringatan SOS

Pichai juga menyebutkan bahwa Google telah mengaktifkan SOS Alerts untuk memberikan informasi darurat untuk orang-orang yang berada di daerah bencana di Sulawesi Tengah.

SOS Alerts berupa banner dengan warna mencolok yang akan secara otomatis ditampilkan di layar ponsel apabila pengguna di daerah bencana memakai produk Google, seperti mesin pencari Search dan peta Maps.

Google SOS Alerts berupa banner berisi aneka informasi yang diharapkan berguna bagi korban bencana. Kemunculannya otomatis di produk-produk Google di perangkat pengguna yang berada di daerah bencana.Google Google SOS Alerts berupa banner berisi aneka informasi yang diharapkan berguna bagi korban bencana. Kemunculannya otomatis di produk-produk Google di perangkat pengguna yang berada di daerah bencana.

Banner ini memuat aneka informasi yang diharapkan berguna untuk pengguna di lokasi bencana, seperti nomor telepon dan website layanan emergency, serta update situasi terkini dari otoritas setempat.

Pada Selasa (2/10/2018), BNPT menyatakan jumlah korban tewas akibat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah sejauh ini mencapai 1.234 orang.

Korban meninggal dunia terutama karena tertimpa reruntuhan bangunan dan tersapu tsunami. Selain itu, sebanyak 799 orang mengalami luka berat dan tengah dirawat.

Baca juga: Cara Telepon Gratis Telkomsel, XL, dan Indosat di Lokasi Gempa Palu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Twitter
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.