Harga Samsung Galaxy Watch di Indonesia Rp 4 Jutaan

Kompas.com - 04/10/2018, 07:52 WIB
Samsung meluncurkan ponsel note seri terbaru yakni Samsung Galaxy Note 9 pada Agustus lalu dan Samsung Galaxy Watch pada 21 September 2018.KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Samsung meluncurkan ponsel note seri terbaru yakni Samsung Galaxy Note 9 pada Agustus lalu dan Samsung Galaxy Watch pada 21 September 2018.

BINTAN, KOMPAS.com - Samsung Indonesia mengumumkan harga Samsung Galaxy Watch untuk pasar Indonesia. Arloji pintar Samsung terbaru itu dijual dengan harga Rp 4 juta-an.

Samsung Galaxy Watch hadir dalam tiga varian warna, yakni silver berdiameter 46 milimeter yang dijual dengan harga Rp 4,5 juta, warna midnight black dan rose gold berdiameter 42 milimeter dengan harga Rp 4,3 juta.

Saat ini, Galaxy Watch telah tersedia di seluruh gerai Samsung di Indonesia. Sebelumnya, pre-order telah dilakukan pada 7-15 September, dan didistribusikan pada 21 September.

Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Annisa Nurul Maulina mengatakan, Galaxy Watch menandai kali pertama arloji pintar Samsung berada di bawah naungan seri “Galaxy”, setelah sebelumnya mengusung brand “Gear”.

Empat fitur unggulan

Fitur unggulan pertama Galaxy Watch adalah daya baterai yang dapat bertahan lebih lama dibanding seri sebelumnya. Baterai berkapasitas 472 mAh untuk versi 46 mm dan 270 mAh untuk versi 42mm. Pengisian daya bisa dilakukan tanpa kabel alias wireless.

"Dari sisi desain, ini juga lebih cocok untuk cewek karena hadir dengan diameter yang lebih kecil," ujar Annisa di acara Samsung Media Workshop di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (2/10/2018).

Baca juga: Galaxy Watch Dipastikan Dijual di Indonesia

Fitur unggulan kedua adalah fitur intelligent timekeeping yang berfungsi sebagai asisten pribadi. Galaxy Watch dapat memberi pemberitahuan berupa getaran pengingat terkait aktivitas harian penggunanya.

Arloji pintar Galaxy Watch di Jakarta.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Arloji pintar Galaxy Watch di Jakarta.
Prosesor yang menjalankan Galaxy Watch adalah Exynos 9110 dual-core berkecepatan 1.15GHz. Sistem operasinya disokong Tizen 4.0.

Fitur unggulan ketiga, lanjut Annisa, Galaxy Watch dilengkapi fitur Personalized Fitness Training yang menyediakan 39 jenis exercise, sekaligus mencatat hasil exercise yang dilakukan penggunanya.

Selain itu, Galaxy Watch juga bisa mengukur tingkat stres penggunanya melalui deteksi scanning pada pergelangan tangan.

"Kalau anda bangun tidur terus bingung tentang jadwal penting di hari itu, samsung Galaxy Watch sudah menyediakan informasi serta jadwal harian. Galaxy Watch akan bergetar sebagai pengingat kegiatan itu," ujar Annisa.

"Galaxy Watch juga bisa mengukur seberapa stres Anda. Saat Anda terdeteksi stres, maka anda akan diberikan solusi untuk meredakannya," sambungnya.

KompasTekno berkesempatan untuk mencoba fitur pendeteksi stres Samsung Galaxy Watch sebelum mencoba permainan pool slide di Treasure Bay Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (2/10/2018).

Saat terdeteksi tingkat stres mulai meningkat, Samsung Galaxy Watch yang sedang dipakai Kompas.com mulai bergetar memberikan sebuah notifikasi untuk rileks dan bernafas secara perlahan.

Sesaat setelah melakukannya, tingkat stres yang terdeteksi pun mulai menurun.

"Galaxy Watch bisa memberikan solusi breathing guide atau solusi untuk meredakan stres," kata Annisa.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X