Kompas.com - 04/10/2018, 14:05 WIB
Tampak punggung Oppo Find X dalam posisi kamera aktif dengan modul kamera bergeser ke atas. Oik Yusuf/KOMPAS.comTampak punggung Oppo Find X dalam posisi kamera aktif dengan modul kamera bergeser ke atas.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Sebuah pengujian yang dilakukan oleh First Post mengungkap indikasi kecurangan benchmark oleh Oppo dan Huawei di beberapa model smartphone masing-masing, berikut brand Realme dan Honor yang juga berkaitan dengan kedua pabrikan.

Baca juga: Huawei dan Oppo Disebut Curangi "Benchmark"

Huawei P20 Pro, Honor 10, Oppo Find X, serta Realme 1 dan 2 ditemukan menghasilkan skor yang jauh berbeda antara aplikasi benchmark 3DMark versi publik dan private (untuk developer). Kelima ponsel disinyalir sengaja hanya mendongkrak kinerja ketika mendeteksi aplikasi tertentu.

Tanggapan Oppo

Melalui pernyataan resminya, Oppo membeberkan klarifikasi terkait kabar ini.

Berdasarkan keterangan yang diterima KompasTekno, Kamis (4/10/2018), pihak Oppo mengatakan bahwa perbedaan hasil tersebut diakibatkan oleh adanya fitur pada ponsel Find X yang dapat menyesuaikan kinerja ponsel dengan aktivitas pengguna.

Menurut Oppo, ketika ponselnya mendeteksi pengguna sedang menjalankan aplikasi seperti game atau 3D benchmark yang membutuhkan kinerja tingggi, ponsel akan membebaskan SoC untuk bekerja dengan kecepatan tertinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun jika ketika pengguna menjalankan aplikasi tak dikenal, maka sistem akan membatasi kinerja perangkat hingga 70 persen sampai 80 persen dari kinerja maksimal. Hal inilah, menurut Oppo, yang terjadi saat Find X diuji menggunakan 3DMark versi private dengan skor jauh lebih tinggi dari 3D Mark publik.

"Jadi, di aplikasi 3D Mark versi private, skor yang didapatkan oleh Find X akan berkurang drastis karena perangkat menggunakan mode pengoptimalan daya standar," tulis Oppo dalam keterangan resminya.

"Oppo tidak akan melebih-lebihkan skor benchmark dari setiap produk kami, apalagi mempromosikannya dalam keynote atau rilis resmi kami," imbuh mereka.

Oppo pun mengatakan pada pertengahan Oktober ini, perusahaan akan mengadakan konferensi pers di China untuk menjelaskan bagaimana oppo membuat sistem dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi selama tiga tahun terakhir.

Tanggapan Huawei

Punggung P20 Pro berlapis kaca yang sangat mengilap sehingga mudah ternoda sidik jari. P20 Pro dalam foto merupakan varian warna hitam.
KOMPAS.com/ OIK YUSUF Punggung P20 Pro berlapis kaca yang sangat mengilap sehingga mudah ternoda sidik jari. P20 Pro dalam foto merupakan varian warna hitam.

Senada dengan Oppo, Huawei pun mengatakan bahwa hasil tersebut didapatkan karena perangkat Huawei hanya akan mengalokasikan sumberdaya yang diperlukan ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa.

Melalui keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Huawei meyakini bahwa tidak ada hubungan langsung antara benchmark smartphone dan pengalaman pengguna.

"Untuk aplikasi-aplikasi yang tidak memerlukan daya yang intensif seperti web browsing, perangkat Huawei hanya akan mengalokasikan sumberdaya yang diperlukan untuk memberikan performa yang dibutuhkan," tulis pihak Huawei.
 
"Dalam skenario-skenario benchmarking normal, ketika software Huawei mendetekasi aplikasi benchmarking, software tersebut akan menyesuikan ke 'Performance Mode' dan memberikan performa optimal," imbuh mereka.

Baca juga: Ketahuan Curang, Huawei Buka Akses ke "Mode Rahasia"

Selain itu dalam menanggapi kabar ini, Huawei pun mengatakan mereka berencana untuk memberikan akses "performa penuh" pada pengguna agar bisa menikmati kecepatan perangkat secara optimal. Namun mereka tak menjelaskan seperti apa dan kapan rencana ini akan direalisasikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.