10 Fitur yang Diramal Bakal Hilang dari Smartphone - Kompas.com

10 Fitur yang Diramal Bakal Hilang dari Smartphone

Kompas.com - 05/10/2018, 12:19 WIB
Ilustrasi smartphone dengan Google Lens.Dok. Vivo Ilustrasi smartphone dengan Google Lens.

KOMPAS.com - Teknologi yang berkembang pesat membuat beragam perubahan terjadi di industri ponsel pintar. Perubahan itu bisa mencakup spesifikasi, teknologi, bahkan hingga pola bisnis yang diadopsi oleh sebuah vendor.

Kehadiran teknologi yang semakin maju tentu juga dibarengi dengan teknologi lawas yang kemudian ditinggalkan. Tentu saja ini adalah siklus yang wajar ketika teknologi baru hadir dan menggantikan yang lama.

Baca juga: 5 Fitur di Android 1.0 yang Masih Dipakai Hingga Kini

Begitu pula di industri smartphone. Ada banyak fitur baru yang bermunculan dan ada yang mulai ditinggalkan.

Dihimpun dari GadgetsNow, Kamis (4/10/2018), KompasTekno merangkum 10 fitur dan teknologi pada smartphone yang kemungkinan besar di masa depan akan hilang karena lambat laun ditinggalkan.

1. Pemindai sidik jari

Meski saat ini masih banyak digunakan pada smartphone, fitur pemindai sidik jari diramalkan tidak akan lagi digunakan di masa mendatang. Ini disebabkan para vendor smartphone lebih memilih pemindai wajah sebagai kunci keamanan.

Apple telah mulai menghilangkan fitur ini di trio iPhone terbarunya. Sedangkan langkah lain diambil para vendor Android dengan memindahkan posisi pemindai sidik jari ke dalam layar.

2. Jack audio 3,5 mm.

Meski masih belum sepenuhnya hilang, keberadaan jack audio 3,5 mm diprediksi akan semakin terganti oleh teknologi wireless.

Saat ini headphone dengan koneksi bluetooth memang mulai menjamur dan tak menutup kemungkinan lambat laun akan membuat jack ini punah.

3. Slot kartu SIM

Tak banyak yang memprediksi kemungkinan hilangnya slot kartu SIM dari peredaran. Namun dengan adanya teknologi e-SIM, kondisi tersebut bisa saja benar-benar terjadi.

Jika angka adopsi teknologi e-SIM semakin besar, maka tak menutup kemungkinan semua operator akan beralih untuk berhenti membuat kartu SIM secara fisik. Dengan begitu slot kartu SIM pun tak lagi dibutuhkan di ponsel pintar.

4. Slot MicroSD

Sama dengan kartu SIM, slot MicroSD bisa saja tak akan digunakan lagi jika para pembuat ponsel menyematkan media penyimpanan internal berkapasitas besar pada smartphone yang dibuat.

dengan begitu, pengguna tak perlu lagi menggunakan kartu memori tambahan dan slot MicroSD tak akan lagi dibutuhkan. Apalagi saat ini tren telah bergeser ke penggunaan cloud dan streaming.

5. Charger berkabel

Teknologi pengisian daya nirkabel alias wireless charging sejatinya sudah digunakan meski hanya pada ponsel kelas atas. Jika teknologi ini dibawa ke ponsel murah, maka charger tradisional yang menggunakan kabel bisa punah dari peredaran.

6. Speaker

Mungkin tak sedikit dari Anda berpikir bagaimana jika sebuah ponsel tak memiliki speaker. Dari manakah suara akan keluar?

Ternyata suara pada smartphone tak harus melulu keluar dari sebuah lubang speaker. Contohnya pada Vivo Nex yang punya teknologi Screen SoundCasting. Teknologi ini membuat suara bisa keluar dari layar, bukan lagi dari lubang speaker.

Jika teknologi ini banyak diadopsi maka lubang speaker juga bisa hilang dari peredaran.

7. Tombol volume

Di masa depan, tombol volume bisa saja diintegrasikan dengan tombol kunci pada ponsel pintar. Sehingga vendor smartphone dapat menghemat ruang dan biaya untuk pembuatan setiap ponselnya.

8. Faktor Bentuk "Candybar"

Saat ini hampir semua smartphone punya bentuk yang sama, yakni "candybar" dengan layar penuh tanpa adanya tombol fisik.

Dengan dikembangkannya ponsel dengan layar yang bisa dilipat, maka besar kemungkinan bentuk candybar ini tidak akan lagi diadopsi oleh para vendor smartphone.

9. Lubang earpiece

Earpiece adalah speaker kecil yang digunakan saat melakukan panggilan telepon. Di masa depan lubang earpiece ini bisa saja tak akan digunakan lagi.

Seperti speaker, lubang earpiece juga bisa hilang karena adanya teknologi layar yang dapat mengeluarkan suara. Dengan begitu vendor dapat meminimalisasi jumlah lubang pada smartphone yang diproduksi.

10. Kamera tunggal

Perkembangan kamera ponsel tak hanya sebatas besaran megapiksel, tapi juga jumlah lensa yang makin banyak.

Baca juga: Daftar 5 Smartphone Paling Laku Terjual Hingga Saat Ini

Saat ini konfigurasi lensa ganda diadopsi oleh banyak vendor dan disematkan pada ponsel untuk segmen menengah hingga atas.

Sebentar lagi, ponsel dengan tiga lensa pun kabarnya akan mulai banyak bermunculan. Jadi ke depannya, besar kemungkinan para vendor tak lagi menyematkan satu lensa pada ponsel pintar yang dibuatnya.



Close Ads X