259 Orang Meninggal Gara-gara "Selfie"

Kompas.com - 07/10/2018, 08:54 WIB
Ilustrasi selfie saat travelling. Dok. VivoIlustrasi selfie saat travelling.

KOMPAS.com - Insiden netizen yang meninggal ketika membidik selfie sudah sering menjadi pemberitaan media massa. Kronologisnya beragam, ada yang jatuh ke jurang lantaran mencoba selfie di ujung tebing, hingga tersambar kereta ketika berpose di pinggir rel.

Namun, selama ini belum ada yang secara detil menghitung jumlah peristiwa “selfie berujung kematian”. Asosiasi peneliti All India Institute of Medical Science akhirnya melakukan survei untuk menakar risiko selfie tanpa memerhatikan situasi sekitar.

Hasilnya, dalam kurun waktu enam tahun, ada 259 orang di seluruh dunia meninggal akibat selfie. Peneliti mengatakan angka itu hanya yang tercatat, di mana sangat mungkin ada beberapa kasus yang tak terekam angka.

Korban didominasi oleh kaum Adam dengan rentang usia 10 hingga 30 tahun, yakni mencapai 85 persen. Adapun negara yang penduduknya paling banyak meninggal karena selfie adalah India, lantas secara berurutan Rusia, Amerika Serikat, dan Pakistan.

“Yang membuat saya khawatir adalah fakta bahwa skenario kematian ini sebenarnya bisa dihindari,” kata kepala peneliti, Agam Bansal.

Ia prihatin karena banyak orang yang rela melakukan selfie berisiko hanya demi meningkatkan eksistensi di media sosial. “Like” menjadi sangat berharga bagi masyarakat di era keterhubungan seperti sekarang.

“Masyarakat ingin selfie yang sempurna agar banyak yang like di Facebook, Twitter, atau media sosial lain. Saya rasa semua itu tak pantas ditukar dengan nyawa,” kata dia, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (7/10/2018), dari Washington Post.

Baca juga: Kematian Gara-gara Selfie Paling Banyak Terjadi di Dua Tempat Ini

Skenario selfie paling berbahaya

Bukan cuma mengakumulasikan angka, All India Institute of Medical Science juga mengkategorisasikan skenario selfie yang paling memakan korban.

Kasus tewas gara-gara selfie paling banyak terjadi di laut. Setidaknya ada 70 insiden selfie yang menyebabkan korban tenggelam, baik karena tersapu gelombang, hingga perahu terbalik.

Selanjutnya, ada 51 kematian saat selfie yang terjadi di area transportasi. Umumnya lokasinya di stasiun kereta api, di mana korban tak memerhatikan kereta datang karena sibuk selfie di pinggir rel.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X