Kompas.com - 09/10/2018, 10:17 WIB
Ilustrasi hoaks. ThinkstockIlustrasi hoaks.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Berkat internet dan media sosial, informasi semakin mudah didapat. Namun karena ini pula berita palsu alias hoaks bisa beredar dengan luas dan cepat di publik.

Hoaks banyak ditemukan bertebaran di jejaring sosial, pesan berantai yang diteruskan lewat instant messenger, hingga situs yang memang sengaja memuat berita palsu.

Bagaimana cara mengenali berita palsu supaya tak terjebak percaya, apalagi ikut menyebarkan? Facebook punya sejumlah tips yang dituangkan lewat keterangan tertulis ke KompasTekno, Selasa (9/10/2018). Ikuti selengkapnya berikut ini.

1. Jangan langsung percaya dengan judul

Hilangkan kebiasaan membaca berita dari judulnya saja. Buka berita tersebut, baca, dan proses secara perlahan.

2. Periksa URL atau alamat situsnya

URL berita palsu biasanya berisi situs abal-abal yang alamatnya dibuat supaya mirip dengan situs resmi. Banyak situs berita palsu yang berupaya menipu pembaca dengan sedikit mengubah alamat URL.

Baca juga: Peneliti Kembangkan Kecerdasan Buatan Penangkal Hoaks

Cara untuk memastikannya bisa dengan membuka situs yang tercantum dan membandingkan alamat URL-nya dengan sumber terpercaya.

3. Cari tahu sumbernya

Berita valid berasal dari sumber yang terpercaya. Telusuri  dan cek sumber berita yang biasanya tercantum pada bagian bawah berita, pastikan memang benar-benar kredibel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X