Pemerintah Resmikan Proyek Satelit Penghubung Sekolah dan Puskesmas - Kompas.com

Pemerintah Resmikan Proyek Satelit Penghubung Sekolah dan Puskesmas

Kompas.com - 09/10/2018, 12:11 WIB
Menteri Kominfo Rudiantara saat berbicara dalam acara Indonesia LTE Conference 2018 di Jakarta, Rabu (14/3/2018).Oik Yusuf/KOMPAS.com Menteri Kominfo Rudiantara saat berbicara dalam acara Indonesia LTE Conference 2018 di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, resmi meluncurkan Proyek Satelit Multifungsi pada Senin (8/10/2018) kemarin, dalam sebuah acara di Nusa Dua, Bali.

Proyek ini telah didengungkan sejak akhir 2017 lalu. Tujuannya menopang kesehatan dan pendidikan Tanah Air, di mana bakal menghubungkan sekolah, Puskesmas, serta kantor desa atau kelurahan di seluruh Indonesia dengan jaringan internet.

Rudiantara menjabarkan, saat ini Indonesia memiliki 226.000 sekolah. Sebanyak 9.000 di antaranya sama sekali belum terhubung dengan konektivitas internet.

Ada pula 50.000 kantor kelurahan dan desa, serta 4.000 Puskesmas yang mayoritas belum terhubung ke jaringan maya. Proyek Satelit Multifungsi dianggap sebagai solusi paling tepat dan cepat dibandingkan menggunakan kabel.

Baca juga: 2021, Puskesmas dan Desa Terpencil di Indonesia Terhubung Satelit

“Ada 150.000 fasilitas kurang lebih yang akan kami hubungkan. Tidak ada jalan lain, karena kalau tarik kabel akan lama,” ujar Rudiantara, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (9/10/2018), dari situs Kominfo.

Kerja sama pemerintah dan swasta

Proyek Satelit Multifungsi ini berjalan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Artinya, penyediaan dan pembiayaan infrastruktur berasal dari kolaborasi pemerintah dan swasta.

“Keunggulan skema KPBU adalah transparansi, akuntabel, dan mempertimbangkan risiko. Kami bisa akses talenta terbaik dan memperkaya produk-produk keuangan kami,” menteri yang kerap disapa Chief RA menjelaskan.

Dengan resminya Proyek Satelit Multifungsi, maka pemerintah telah membuka kesempatan bagi Badan Usaha untuk bekerja sama. Rudiantara menargetkan akhir tahun ini pemenangnya bakal ditetapkan, menyusul penyelesaian pembiayaan (financial closing) pada 2019 mendatang.

“Kalau spesifikasi segmen dan ground segmen di luar antenanya yang 150.000 titik itu, perkiraan (anggarannya) Rp 8 triliun hingga Rp 9 triliun, tergantung rancangannya,” Chief RA memberikan gambaran kasar soal bujet.

Peluncuran Proyek Satelit Multifungsi disaksikan  Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekjen Kemenhub Djoko Sasono dan sejumlah Direktur BUMN Pembiayaan di bawah Kementerian Keuangan.



Close Ads X