Microsoft Perbaiki “Bug” Penghapus Data di Pembaruan Windows 10

Kompas.com - 11/10/2018, 16:33 WIB
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Setelah sempat dibuat heboh dengan penghapusan data pribadi sebagai hasil update (versi 1809) Windows 10, pekan ini pengguna akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, Microsoft telah memperbaiki bug yang merugikan tersebut.

"Kami telah menelusuri semua laporan kehilangan data dan sudah melakukan perbaikan pada pembaruan tersebut." ujar John Cable, Direktur Program Management Microsoft Windows Servicing and Delivery.

Update yang diperbaiki itu telah mulai dirilis ke para anggota program Windows Insider. Cable belum berani memberikan pernyataan lebih tentang kapan pembaruan Oktober ini akan disebar ke pengguna publik.  

"Kami secara perlahan akan mempelajari feedback dan data diagnostik dari para pengguna Insiders sebelum merilis secara lebih luas.” tambahnya, seperti dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (11/10/2018).

Sebelumnya, sejumlah pengguna Windwos 10 mengeluhkan aneka file dan folder dokumen terhapus setelah memasang  pembaruan Windows 10 versi 1089 untuk Oktober 2018.

Baca juga: "Update" Terbaru Windows 10 Dilaporkan Menghapus Data Pengguna

Masalah ini disebabkan oleh algoritma yang diterapkan Microsoft dalam pembaruan Oktober yang bermaksud merapikan folder duplikat dan folder pengguna (dokumen, video, musik, foto) yang biasanya kosong.

Kendati ada isinya, folder tersebut tetap dihapus oleh sistem dan menyebabkan kehilangan data. Microsoft segera menarik update 1089 setelah menerima keluhan beruntun dari para pengguna Windows 10.

Update Windows 1089 dijanjikan bakal membawa perubahan besar seperti fitur Your Device, untuk kemudahan manajemen device, dan Windows 10 Feedback Tool, namun ternyata malah mengandung masalah fatal di atas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber The Verge


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.