Tahun Depan, Kominfo Ingin Cetak 20.000 Talenta Digital - Kompas.com

Tahun Depan, Kominfo Ingin Cetak 20.000 Talenta Digital

Kompas.com - 14/10/2018, 08:08 WIB
Salah satu sesi diskusi panel dalam Nexticorn International Convention di Kuta, Bali, Sabtu (13/10/2018).KOMPAS.com/ARDITO RAMADHAN D Salah satu sesi diskusi panel dalam Nexticorn International Convention di Kuta, Bali, Sabtu (13/10/2018).

NUSA DUA, KOMPAS.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika berencana mencetak 20.000 orang talenta digital (digital talent) pada 2019 mendatang.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan perusahaan teknologi besar dunia serta sejumlah perguruan tinggi untuk mencetak bakat-bakat di industri teknologi digital itu.

"Pemerintah tahun depan akan meng-create 20.000 digital talent. Jadi bekerja sama dengan big tech company seperti Cisco, Microsoft, mereka akan menyediakan silabusnya bekerja sama dengan 20 perguruan tinggi," kata Rudiantara dalam media briefing Capaian Indonesia dalam Annual Meeting IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Rudiantara menuturkan, para digital talent akan dilatih selama dua bulan dan diberikan sertifikat, supaya bisa bekerja di perusahaan teknologi besar maupun industri startup Indonesia.

Baca juga: Ini Dia, YouTuber dengan Jumlah Subscriber Terbanyak di Dunia

Ia menjelaskan, 20.000 orang tersebut akan dilatih untuk dapat bekerja di tingkatan teknisi. Alasannya, kata Rudiantara, perusahaan teknologi besar di Indonesia kesulitan mencari teknisi.

"Kalau mereka mengimpor, pertama mahal, kedua saya kayakan jangan bikin cemburu orang Indonesia. Kalau level teknisi, orang Indonesia banyak tapi mereka harus di-training dulu," ujar Rudiantara.

Sementara itu, Kemenkominfo juga menyiapkan pelatihan untuk posisi C-Level bekerja sama dengan grup Alibaba lewat program 1.000 C-Level.

"Nanti KADIN yang akan menyeleksi kepada C-level di startup Indonesia atau di perusahaan-perusahaan teknologi, atau digital Indonesia untuk di-training di-upgrade dalam C-Level dalam konteks level posisi CTO," katanya.



Close Ads X