Tautan Pendek "t.co" di Twitter Diduga Himpun Data Pengguna

Kompas.com - 15/10/2018, 11:01 WIB
Ilustrasi Twitter IstIlustrasi Twitter

KOMPAS.com - Lembaga privasi di Irlandia tengah menyelidiki berapa banyak data pengguna yang dihimpun Twitter dari sistem “t.co”. Sistem tersebut dibuat untuk memperpendek tautan yang dibagikan pengguna ke Twitter.

Tujuannya menghemat kuota agar tak menembus batasan 280 karakter. Selain itu, t.co juga terbukti sebagai alat yang efektif untuk mendeteksi dan memberantas tautan bermuatan malware.

Penyelidikan terhadap sistem t.co di Twitter adalah usulan dari profesor asal Inggris, Michael Veale. Usulnya itu dipayungi aturan privasi baru di Uni Eropa bertajuk “General Data Protection Regulation" (GDPR).

GDPR memungkinkan seluruh masyarakat untuk meminta transparansi dari perusahaan internet tentang pengoleksian dan pengelolaan data pribadi mereka.

Michael Veale tadinya meminta data tentang sistem t.co Twitter, tetapi sang mikroblog berlogo burung mengelak. Twitter mengatakan tak ada data yang terhimpun dari sistem t.co, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (15/10/2018), dari TheVerge.

Hal ini membuat Michael Veale semakin skeptis dan curiga, sehingga menulis surat ke lembaga privasi yang berwenang. Alhasil, kini penyelidikan atas sistem t.co Twitter dilakukan oleh Irish Data Privacy Commissioner.

“Penyelidikan akan memeriksa apakah Twitter melanggar kewajibannya terkait pengoleksian data pengguna, dan apakah Twitter melanggar GDPR atau UU Perlindungan Data dalam hal ini,” begitu tertera dalam surat resmi dari Irish Data Privacy Commissioner.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Twitter menolak memberi komentar atas penyelidikan yang tengah dilakukan. Perwakilan Twitter hanya menyebut selama ini aktif berkoordinasi dengan Irish Data Privacy Commissioner.

Kita tunggu saja seperti apa hasil penyelidikannya.

Baca juga: Bug Twitter Bikin Pesan DM Bisa Dibaca Orang Ketiga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.