Pembuat Game Fortnite Gugat YouTuber Beken Karena Jual "Cheat"

Kompas.com - 15/10/2018, 19:37 WIB
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Game Fortnite besutan Epic Games menuai sukses bukan hanya di PC, tapi juga platform mobile Karena kesuksesan game ini, ada saja pihak yang berusaha mendompleng Fortnite untuk mencari untung.

Beberapa waktu lalu, misalnya, Epic Games melayangkan gugatan hukum terhadap Brandon Lucas, pemilik kanal Golden Modz, berikut rekannya, Colton Conter.

Keduanya dituding telah melanggar hak cipta Fortnite dengan mencurangi game Fortnite dengan software "cheat" dan menayangkan video demonstrasinya di YouTube.

"Para tergugat melanggar hak cipta Epic lewat injeksi software yang tidak diperbolehkan ke dalam kode video game populer Fortnite yang dilindungi oleh copyright," sebut Epic Games seperti dirangkum KompasTekno dari Torrent Freak, Senin (15/10/2018).

Baca juga: Game "Fortnite" Bisa Dipasang di Android Tanpa Undangan, Ini Caranya

Lebih lanjut, Lucas turut dituduh menjual software cheat yang bersangkutan lewat situs miliknya, yakni goldengodz.com dan gtagods.com. Kedua situs sering kali diiklankan di dalam videonya di YouTube.

"Lucas mengoperasikan situs-situs dimaksud, menjual cheat dan akun untuk keuntungan pribadinya," tuding Epic.

Epic Games sebelumnya pernah menggugat YouTuber lain dengan tuduhan yang sama. Lucas adalah tokoh YouTube paling high profile yang tersangkut kasus hukum dengan Epic. Kanal Golden Modz Lucas di YouTube cukup beken dan memiliki 1,7 juta subscriber.

Membidik otomatis

Software cheat yang dijual oleh Lucas merupakan sebuah mod "aimbot" yang berfungsi untuk menembak ke arah musuh secara otomatis. tanpa harus repot-repot membidik.

Lucas dan Conter kerap kali memainkan Fortnite bergrup dengan mendemonstrasikan mod tersebut

Lucas menyuarakan bantahannya terhadap tudingan Epic dengan  membuat video yang berjudul I am getting sued by fortnite...

"Saya merasa didiskriminasi oleh Epic Games, saya hanya anak-anak yang membuat YouTube video, dan banyak orang yang seperti saya." bantah Lucas dalam video tersebut.

Namun Epic Games kadung merasa dirugikan. Perusahaan yang bermarkasi di North Carolina, Amerika Serikat ini meminta YouTube untuk mencabut sejumlah video Fortnite bikinan Lucas yang berhubungan dengan penggunaan cheat.

"Para tergugat secara permanen tidak boleh melakukan aktifitas seperti yang dikeluhkan dalam gugatan serta harus membayar kerugian, biaya pengacara, dan seluruh biaya pengadilan." tegas Epic, tanpa merinci berapa persisnya besar ganti rugi dimaksud.

Epic memang sengaja mengambil langkah tegas terhadap cheater Fortnite untuk memberikan efek jera. Meski demikian, sejauh ini para cheater tetap saja bermunculan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.