Membandingkan Tiga Kamera Galaxy A7 dan Empat Kamera Galaxy A9

Kompas.com - 15/10/2018, 20:18 WIB
Sensor pemindai sidik jari Galaxy A7 (bawah) berpindah di sisi kanan samping yang juga berperan sebagai tombol daya. Sementara Galaxy A9 (atas) masih disematkan di punggung. Wahyunanda Kusuma Pertiwi/KOMPAS.comSensor pemindai sidik jari Galaxy A7 (bawah) berpindah di sisi kanan samping yang juga berperan sebagai tombol daya. Sementara Galaxy A9 (atas) masih disematkan di punggung.

Galaxy A7 dibekali chip Exynos 7885 octa-core buatan Samsung sendiri, seperti yang tertanam di Galaxy A8. Sementara, Galaxy A9 dipersenjatai chip Snapdragon 660 octa-core  besutan Qualcomm. 

Kedua chipset ini diklaim mumpuni untuk mendukung kinerja masing-masing ponsel dengan tiga dan empat kamera.

"Satu hal yang paling penting disini (dukungan kamera) adalah prosesor. Prosesornya itu harus benar-benar mumpuni kemampuan empat kamera atau tiga kamera tadi," jelas Denny Gallant, Head of IT and Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A7 di Indonesia

"Karena desain engineering architecture di dalam perangkat itu terintegrasi dan tergantung pada prosesor yang memiliki kapabilitas ISP (image signal processor) yang bagus," imbuh Denny.

Beda desain

Kendati seklilas terlihat mirip, ada sejumlah perbedaan penting antara desain luar Galaxy A7 dan Galaxy A9.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbedaan paling kentara ada di sensor pemindai sidik jari. Pada Galaxy A9, sensor tersebut masih tersemat di tengah-tengah punggung. Namun untuk Galaxy A7, sensor pemindai sidik jari pindah posisi di samping kanan yang juga berfungsi sebagai tombol daya.

Bodi belakang Galaxy A7 pun tampak mulus, hanya ada tiga kamera dan satu LED flash. Untuk keperluan charging dan transfer data, Galaxy A9 sudah didukung konektor USB type C, sementara Galaxy A7 masih mengandalkan port micro-USB yang lebih lawas.

Galaxy A9 (bawah) didukung micro USB type-C, sementara Galaxy A7 (atas) belum mendukungnya.Wahyunanda Kusuma Pertiwi/KOMPAS.com Galaxy A9 (bawah) didukung micro USB type-C, sementara Galaxy A7 (atas) belum mendukungnya.
Ukuran layar Galaxy A9 juga lebih besar yakni 6,3 inci, sementara Galaxy A7 hanya 6 inci. Galaxy A7 terdiri dari dua varian berdasarkan kapasitas RAM dan storage, yakni 4 GB/64 GB dan 6 GB/128 GB.

Sedangkan Samsung hanya menyediakan satu varian kapasitas untuk Galaxy A9 yakni RAM 6 GB dan memori internal 128 GB. Memori kedua oerabgjat, sama-sama bisa diperluas hingga 512 GB dengan kartu memori microSD.

Galaxy A7 memiliki varian warna lebih kaya, yakni hitam, biru, pink, dan gold. Galaxy A9 hanya memiliki tiga varian warna dengan efek prisma, yakni bubblegum pink, lemonade blue, dan caviar black.

Baca juga: Mengapa Samung Pasang 4 Kamera di Galaxy A9, Bukan di Galaxy S9?

Untuk ketersediannya, Galaxy A7 sudah bisa dipesan di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 4.499.000. Sayangnya, untuk Galaxy A9 baru akan tersedia bulan November mendatang dan belum diumumkan banderol harganya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X