Polisi AS Disarankan Tidak Melihat Layar iPhone Milik Pelaku Kejahatan

Kompas.com - 16/10/2018, 14:03 WIB
 Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schiller, saat memeprkenalkan Face ID dalam peluncuran iPhone X di Amerika Serikat (12/9/2017). Apple Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schiller, saat memeprkenalkan Face ID dalam peluncuran iPhone X di Amerika Serikat (12/9/2017).
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Beberapa tahun lalu, Apple sempat menjadi sorotan karena menolak membuka kunci iPhone milik seorang tersangka terorisme yang sedang diselidiki oleh Biro Penyelidikan Federal AS (FBI).  

Ketika itu, iPhone masih mengandalkan pengaman berupa passcode dan pemindai sidik jari. Belakangan model-model iPhone terkini sudah beralih memakai metode pengaman Face ID berbasis pengenalan wajah.

Maka, sebuah firma forensik mobile bernama Elcomsoft pun menyesuaikan diri dan menyarankan para penegak hukum tidak menengok layar iPhone milik tersangka kejahatan supaya tak terkunci.

Ini karena Face ID di iPhone secara otomatis akan memindai wajah orang yang kebetulan berada di depan layar perangkat.

Baca juga: Apple Jelaskan Cara Kerja Face ID di iPhone X

Apabila pemindaian gagal dilakukan sebanyak lima kali -karena yang dipindai adalah wajah penyelidik, bukan tersangka pemilik iPhone- maka perangkat secara otomatis akan terkunci dan hanya bisa dibuka dengan passcode.

Apabila sudah terkunci begini, maka proses investigasi pun bakal makin ruwet karena penyidik mau tidak mau harus memaksa tersangka agar memberikan passcode.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, passcode tak selalu bisa didapat, misalnya kalau tersangka sudah meninggal seperti dalam kasus sengketa Apple dengan FBI tadi.

Bagian tubuh sebagai kunci

“Untuk iPhone X: jangan lihat layar atau perangkat bakal terkunci… Ini terjadi sewaktu event Apple,” tulis Elcomsoft dalam sebuah slide presentasi yang ditujukan bagi penegak hukum AS, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Motherboard, Selasa (16/10/2018).

“Event Apple” yang dimaksud Elcomsoft adalah acara peluncuran iPhone X pada 2017 silam. VP Software Engineering Apple Craig Federighi ketika itu sempat mendemonstrasikan kemampuan Face ID di panggung.

Sebuah slide presentasi dari firma mobile forensic Elcomsoft untuk para penegak hukum di AS, tentang saran menangani iPhone milik tersangka kejahatan supaya tidak terkunci. Motherboard Sebuah slide presentasi dari firma mobile forensic Elcomsoft untuk para penegak hukum di AS, tentang saran menangani iPhone milik tersangka kejahatan supaya tidak terkunci.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.