Kompas.com - 17/10/2018, 17:13 WIB

KOMPAS.com - Sebulan lalu, jejaring sosial Path resmi mengonfirmasi kabar penutupannya. Jika menilik jadwal penutupan, tanggal 1 Oktober lalu, aplikasi Path sudah tidak bisa diperbarui di toko aplikasi, baik Android maupun iOS.

Selanjutnya, tepat esok hari, Kamis (18/10/2018), layanan Path bakal dihentikan total. Alhasil, para pengguna Path tidak akan bisa lagi membuka jaringan sosial itu lagi setelah esok hari. Kemudian, Path akan menutup layanan customer service pada 15 November mendatang.

"Dengan penyesalan mendalam kami mengumumkan bahwa kami akan berhenti menyediakan layanan kami yang dicintai, Path," tulis tim Path dalam unggahan berisi pengumuman di situsnya dengan judul "The Last Goodbye".

Baca juga: Tahapan Penutupan Path, dari Penarikan Aplikasi hingga Berhenti Total

Penutupan Path sempat menghebohkan warganet. Mereka berbondong-bondong untuk mengenang kembali aktivitasnya bersama Path di Twitter dan Instagram Stories.

"Sepanjang perjalanan, kami telah tertawa dan menangis bersama Anda. Kini penutupan layanan sudah tidak terhindarkan untuk memprioritaskan kerja kami, untuk menyediakan produk dan layanan yang lebih baik untuk Anda," lanjut Path.

Jejaring sosial ini pun sempat menjadi tren di Indonesia, di mana negara ini juga menjadi pengguna terbesar Path. Namun minimnya inovasi dan penyimpangan konsep awal, disinyalir menjadi alasan Path tertinggal dari jejaring sosial lain, seperti Instagram atau Twitter.

Baca juga: Salah Langkah dan Ingkari Konsep, Alasan Path Tak Lagi Berkembang

Pembaruan teranyar sekaligus terakhir Path adalah fitur berbasis video, di mana pengguna bisa mengeksplorasi konten-konten menarik di Path.

Sebelum resmi ditutup, pengguna bisa menyelamatkan kenangan arsip data mereka berupa foto, teks, dan video yang diunggah ke Path. Caranya bisa disimak di tautan berikut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.