Intel dan ARM Kerja Bareng Amankan Perangkat IoT

Kompas.com - 17/10/2018, 18:32 WIB
Ilustrasi IoT chombosanIlustrasi IoT

KOMPAS.com - Tren Internet of Things ( IoT) nampak semakin subur. Namun perkembangannya juga diiringi dengan kritik, terutama soal lemahnya keamanan data komputasi.

Perusahaan semikonduktor sekelas Intel dan ARM agaknya mendengar kekhawatiran tersebut. Kedua perusahaan yang biasanya bersaing itu belakangan memutuskan bekerja sama untuk meningkatkan keamanan di tengah-tengah pertumbuhan IoT.

ARM pada pekan ini mengumumkan telah mengadopsi standar dari Intel untuk keperluan pengaturan manajemen, koneksi, dan data perangkat IoT.

Ketimbang konsumen awam, kerja sama ini lebih ditujukan untuk mempermudah kalangan perusahaan dan komersial.

Intel mengumumkan telah memperluas Intel Secure Onboard ke perangkat berbasis ARM.

Dihimpun KompasTekno dari dari The Register, Rabu (17/10/2018), Vice President Software and Service Group dan General Manager IoT Security Intel, Lorie Wigle, mengatakan bahwa penyebaran perusahaan IoT sedang bergerak dari proyek pilot ke fase yang semakin nyata.

Baca juga: Intel Resmikan Prosesor Generasi Ke-9, Termasuk Core i9 dan X-Series

Hal ini berdampak pada pertumbuhan data yang akan semakin berharga ke depannya. Pengguna juga seringkali mengeluhkan masalah fragmentasi dengan IoT. Wigle pun mengamini keluhan pengguna tersebut.

"Sebagian besar penyebaran pelanggan kami bersifat heterogen. Banyak pelanggan yang meminta hal ini untuk dikerjakan bersama," jelas Wigle.

Skema kerja sama

Tanpa kolaborasi dan metode terbuka yang memberikan keamanan untuk perangkat dan data di dalam komputasi, maka peningkatan keamanan yang dimaksud akan sulit terwujud. Nantinya, Intel akan membagi sistem Secure Device OnBoard di produk ARM demi menunjang kemudahan para tim IT.

"Intel dan ARM telah menyederhanakan salah satu IoT yang paling kompleks, serta hambatan demi menyederhanakan alur manufaktur dan penyebaran keamanan untuk IoT," jelas Michela Menting dari perusahaan analis ABI Research.

ABI Research merupakan perusahaan konsultasi yang diilih Intel dan ARM. Ia berperan sebagai pihak ketiga yang netral dan tidak berpihak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X