Firefox 63 Meluncur, Bisa Blokir Pelacak Iklan dan Pengais Data

Kompas.com - 25/10/2018, 07:02 WIB
Logo Firefox The VergeLogo Firefox

KOMPAS.com - Mozilla meluncurkan versi baru Firefox 63 untuk platform Windows, Mac, Linux, dan Android. Ada beberapa fitur baru yang diboyong, seperti peningatan proteksi dan peforma di Windows dan MacOS, search shortcut, dan Picture-in-picture Android.

Namun di antara semuanya, fitur Enhanced Tracking Protection yang fokus pada privasi data pengguna menjadi yang menarik. Fitur ini akan memblokir pelacak pihak ketiga untuk meningkatkan pengalaman daring pengguna.

Sebelumnya, "Tracking Protection" hanya akan memblokir pelacak iklan jika pengguna berselancar secara privat atau rahasia seperti melalui VPN. Memang beberapa bulan belakangan, Mozilla fokus pada keamanan data dan privasi penggunanya. 

Seperti menyiapkan fitur pemblokir pelacak iklan di dalam software secara default dan kerja sama dengan ProtonVPN untuk menawarkan biaya berlangganan bagi beberapa pengguna Firefox.

Pasalnya, isu data dan privasi semakin menjadi perhatian dari berbagai kalangan akhir-akhir ini. Di pembaruan Firefox 63, fitur "Enhanced Tracking Protection" atau "Content Blocking" akan non-aktif secara default.

Fitur Tracking Protection di Firefox 63ZD Net Fitur Tracking Protection di Firefox 63

Pengguna bisa mengaktifkannya untuk menghalau pihak ketiga yang melacak cookies atau bahkan memblokir semua pelacak yang diyakini mengais data pengguna. Namun pengguna juga bisa membuat pengecualian untuk situs-situs tertentu yang ia yakini tidak akan melacaknya.

Baca juga: Mozilla Luncurkan Firefox Reality, Browser Khusus Konten VR

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (25/10/2018), dalam blog resminya, Mozilla mengungkapkan cara yang dianggap tepat untuk meningkatkan privasi pengguna, namun tetap mengurangi risiko pemblokiran secara tidak sengaja untuk para pengiklan situs kecil yang menggunakan alat pelacak pihak ketiga.

Mozilla juga mengungkapkan rencana untuk lebih meningkatkan fitur Tracking Protection tidak hanya untuk memblokir kode JavaScript, tapi juga file cookies. Opsi ini diperkirakan akan meluncur ke versi Firefox 65 Januari 2019 mendatang.

Tak hanya fitur-fitur di atas, Mozilla juga memperbarui tampilan "New tab" dengan menyematkan situs teratas seperti Google dan Amazon. Namun fitur ini baru tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat saja.

Shortcut Siri kini juga ada di Firefox untuk iOS yang bisa memudahkan pengguna untuk membuka tabulasi baru dengan perintah suara. Pembaruan lain yang tak kalah menarik adalah "Dark Mode" dan "Light Mode" yang kompatibel dengan Windows 10.

Baca juga: Yuk, Ikutan Pilih Logo Baru Firefox

Tak hanya memberikan fitur baru, Mozilla juga mengumumkan telah memensiunkan beberapa fitur.

Di antaranya adalah "Never check for updates" dari menu pengaturan. Dengan demikian, pengguna hanya memiliki opsi "automatically install updates" dan "check for updates but let you choose to install them" di pengaturan pembaruan.

Kendati demikian, bukan berarti Firefox menghambat penggunanya untuk memblokir update.
Pengguna bisa memilih opsi kedua dan memilih untuk tidak melakukan pembaruan sampai benar-benar siap.

Untuk mengunduh versi terbaru Firefox 63, kunjungi tautan berikut ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X