iPhone Donald Trump Diduga Disadap China dan Rusia

Kompas.com - 25/10/2018, 19:32 WIB
Presiden AS Donald Trump membuat bingung media di dunia karena pernyataan kasarnya. Saul Loeb / AFPPresiden AS Donald Trump membuat bingung media di dunia karena pernyataan kasarnya.

KOMPAS.com - Pakar kemanan iPhone Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menduga adanya pengintaian dari China dan Rusia melalui iPhone.

Kedua negara itu dikatakan Intelijen Amerika Serikat, sering mematai-matai setiap panggilan yang dilakukan Trump melalui iPhone pribadinya, termasuk ketika Trump bergosip dan berkeluh kesah tentang segala kebijakannya.

Agen mata-mata AS mengatakan bahwa mereka telah mengetahui jika China dan Rusia mendengarkan panggilan telepon presiden secara diam-diam dari pegawai internal di dalam pemerintahan asing dan mencegat komunikasi antara pejabat asing.

Dilansir KompasTekno dari 9toMac, Kamis (25/10/2018), mereka menambahkan bahwa China telah mengidentifikasi daftar orang-orang yang sering berhubungan dengan Trump via telepon.

Dari daftar itu, China disebut ingin memengaruhi Presiden Trump, khususnya dalam isu perang dagang antara China dan AS dan mencegahnya masuk ke dalam eskalasi konflik.

Baca juga: iPhone Donald Trump Tak Punya Browser, Kok Bisa?

Mereka juga mengatakan bahwa China mempelajari cara berpikir Trump, apa kecenderungan argumennya untuk menggoyahkan Trump dan pendapat siapa saja yang cenderung didengarkan Trump.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk Rusia, laporan tersebut mengatakan bahwa eksplorasi memata-matai Trump tidak seambisius China. Sebab, hubungan bilateral kedua negara saat ini cenderung menghangat.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama para pakar keamanan iPhone Trump mencurigai kejadian semacam ini. Awal tahun ini, Trump diketahui hanya menggunakan dua iPhone yang salah satunya ia gunakan untuk mengakses Twitter.

iPhone yang kerap digunakan untuk Twitter itu bisa dikoneksikan dengan mudah menggunakan sambungan WiFi. Tapi saat ini, laporan New York Times yang diklaim berasal dari mantan pegawai internal, mengatakan bahwa Trump menggunakan tiga unit iPhone.

Dua di antaranya disebut telah dipermak oleh Agen Keamanan Nasional AS (NSA) dengan membatasi beberapa fitur saja. Sedangkan satu iPhone lain, masih sama dengan jutaan iPhone yang digunakan orang-orang di seluruh dunia.

Baca juga: Ponsel Pribadi Resmi Dilarang di Gedung Putih

Halaman:


Sumber 9to5mac
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.