Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Alasan Smartfren Hentikan Bisnis Ponsel Andromax

Kompas.com - 26/10/2018, 08:12 WIB
Oik Yusuf,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - September lalu, Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim memastikan nasib Andromax. Jajaran handset yang telah menemani Smartfren sepanjang kiprahnya sebagai operator seluler CDMA hingga 4G LTE itu akan dihentikan pada pertengahan 2019 mendatang.

Penyetopan Andromax bukan tanpa alasan. Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan bahwa keputusan untuk menghentikan Andromax diambil lantaran Smartfren memandang tugasnya sudah “selesai”.

Pendukung jaringan

Munir bercerita, Andromax dulu tercetus pada 2010, ketika Smartfren menjadi operator CDMA terbesar di Indonesia setelah merger Smart Telecom dengan Mobile-8.

Ketika itu, tak ada banyak handset di pasaran yang mendukung teknologi jaringan CDMA Smartfren sehingga sang operator merasa perlu langkah tambahan untuk mendukung pertumbuhan pelanggan di jaringannya.

“Untuk sosialisasi CDMA dengan lebih cepat, maka Smartfren masuk ke ranah handset, lewat kemitraan strategis (dengan para rekanan pemanufaktur perangkat,” ujar Munir ketika ditemui KompasTekno di sela rangkaian acara 4G Plus Network Experience Smartfren di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (25/10/2018).

Baca juga: Setop Bisnis Ponsel Andromax, Smartfren Fokus Bangun Jaringan 4G

Kehadiran Andromax ternyata efektif menaikkan pangsa pasar dan pelanggan Smartfren. Hingga kemudian, pada 2015, Smartfren memutuskan untuk hijrah dari teknologi CDMA yang pengembangannya sudah mandek, ke 4G LTE (GSM),

Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo.KOMPAS.com/Oik Yusuf Araya Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo.
Saat hendak beralih menuju 4G LTE itu pun, di pasaran belum banyak tersedia handset 4G LTE, terutama yang mendukung frekuensi 4G TDD Smartfren di pita 850 MHz dan 2.300 MHz.

“Jasa” Andromax kembali diperlukan, supaya memudahkan pelanggan CDMA bermigrasi ke 4G LTE, sekaligus mencegah mereka beralih ke operator lain.

“Handset yang support band 4G yang sesuai dengan Smartfren ketika itu terbatas. Kami memang unik, pakai band 5 (850 MHz) dan 40 (2.300 MHz). Operator lain kebanyakan band 1 (2.100 MHz) dan 3 (1.800 MHz), Mau tak mau, Smartfren tetap mengeluarkan seri Andromax untuk mendorong perkembangan pelanggan 4G LTE,” imbuh Munir.

Paripurna

Beberapa tahun berselang, keadaan pasar berubah. Kini sudah banyak beredar perangkat handset multi-band LTE dari segala segmen harga yang kompatibel dengan teknologi jaringan 4G Smartfren, termasuk Voice over LTE (VoLTE).

Smartfren pun kini lebih mengarahkan pelanggan ke handset open market lewat kerja sama dengan sejumlah vendor dan perangkat 4G mobile WiFi router (MiFi). Tugas Andromax dianggap sudah paripurna.

“Maka, sekarang ini sudah masanya. Karena pada dasarnya Smartfren adalah perusahaan telekomunikasi seperti telco lain, maka kami kembali ke bisnis inti. Jadi ini (perjalanan Andromax) adalah historical path, bukan semata-mata bisnis,” lanjut Munir.

Kendati Andromax sudah ditetapkan bakal berhenti tahun depan, Munir mengatakan tidak menutup kemungkinan lini ponsel Andromax kembali dilanjutkan, misalnya lewat perusahaan yang berdiri terpisah.

“Kalau kami yakin bisa bersaing dengan handset open market, maka bisa saja (Andromax) kami buat untuk dijual ke umum. Kemungkinannya banyak, tapi belum ada pembicaraan ke sana. Untuk sekarang kami fokus dulu mendukung pengembangan jaringan Smartfren,” pungkas Munir.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com