Kompas.com - 28/10/2018, 08:57 WIB
CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS. GoogleCEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS.

KOMPAS.com - CEO Google Sundar Pichai mengatakan bahwa perusahaannya telah memecat 48 karyawan selama dua tahun terakhir karena pelecehan seksual.

Dari puluhan karyawan yang dipecat tersebut termasuk diantaranya 13 manajer senior ke atas dan seluruhnya tidak ada yang menerima pesangon.

Pernyataan Pichai itu disampaikan melalui e-mail yang dikirimkan ke semua karyawan Google pada Kamis (24/10/2018).

E-mail tersebut merupakan tanggapan terhadap pemberitaan yang menyebutkan bahwa Google melindungi segelintir eksekutif perusahaan yang terlibat pelecehan seksual, termasuk pencipta Android Andy Rubin.

Pichai juga mengatakan bahwa ada sistem baru di Google yang bisa digunakan karyawan untuk melaporkan pelecehan atau pelanggaran seksual.

Karyawan Google juga bisa melaporkan pelecehan seksual secara anomin (tanpa menyebut identitas diri), kata Pichai dalam e-mail itu, seperti dikutip KompasTekno dari Antara.

Berikut adalah isi e-mail Pichai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari: Sundar
Hai semuanya,

Berita hari ini di New York Times sangat berat untuk dibaca.

Kami sangat serius dalam memastikan kami menyediakan tempat kerja yang aman dan inklusif. Kami ingin meyakinkan Anda bahwa kami meninjau setiap keluhan tentang pelecehan seksual atau perilaku tidak pantas, kami menyelidiki dan kami mengambil tindakan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.