Flickr Batasi Pengguna Gratis Unggah 1.000 Foto dan Video

Kompas.com - 02/11/2018, 13:02 WIB
Antarmuka Flickr. The VergeAntarmuka Flickr.

KOMPAS.com - Situs berbagi simpan foto, Flickr mengubah kebijakan jumlah upload foto. Jika sebelumnya pengguna dapat mengunggah foto sebanyak mungkin dalam kapasitas 1 TB, kini maksimal hanya 1.000 foto dalam berbagai ukuran.

Perubahan kebijakan ini didorong oleh SmugMug, perusahaan yang membeli Flickr, yang ingin membuat model bisnisnya transparan kepada pengguna, bahwa tidak ada yang gratis di Flickr.

Perusahaan simpan foto itu mengklaim layanan Flickr jarang digunakan oleh pengguna secara cuma-cuma. Dengan kata lain, pengguna umumnya membayar lebih untuk menikmati fitur ekstra dari Flickr, seperti kapasitas penyimpanan tambahan.

“Pengguna membayar dengan data mereka atau dengan waktu mereka. Kami lebih suka pengaturannya transparan.” sebut pihak SmugMug, dilansir KompasTekno dari Engadget, Jumat (2/11/2018).

Perubahan kebijakan Flickr ini akan diimplementasikan secara global pada 8 Januari 2019. Jika pada tanggal tersebut pengguna masih menyimpan foto atau video lebih dari jumlah yang ditetapkan, maka pengguna tidak bisa mengunggah foto dan video sebagaimana biasa.

Pihak Flickr pun memberikan kesempatan pengguna untuk membackup/mengunduh foto dan video yang melebihi batas 1.000, hingga 5 Februari 2019. Jikalau masih melebihi batas, foto akan dihapus secara sepihak oleh Flickr.

Baca juga: Flickr Kini Tawarkan Kapasitas 1 Terabyte

Foto yang dimusnahkan oleh Flickr adalah beberapa file terlama. Dengan kata lain, raksasa galeri media ini akan melenyapkan gambar atau video berdasarkan tanggal unggahnya tanpa seizin pengguna sebagaimana dikutip KompasTekno dari

Kendati pun, menurut perusahaan foto itu, untuk mencegah penghapusan, pengguna bisa beralih ke layanan Pro yang menawarkan pengunggahan media tak terbatas dan beberapa fitur ekstra.

Selain tak terbatas, pengguna juga dapat browsing foto dan video tanpa iklan saat menjelajah foto, melihat statistik foto dan video secara detail, mendapatkan potongan harga pada layanan lain dibawa payung Flickr, serta dapat mengunggah foto hingga resolusi 5K.

Fitur Pro itu pun dibanderol 50 dollar AS pertahun (sekitar Rp 750.000). Untuk lebih mengajak pengguna beralih, Flickr memberikan diskon sebesar 30 persen hingga akhir November ini untuk langganan 12 bulan pertama.

Sementara itu, CEO Flickr, Don MacAskill mengklaim platform berbagi foto itu akan memiliki beberapa 'update' yang juga datang pada awal Januari.

Pembaruan disebut akan serta-merta meningkatkan kecepatan proses browsing dan unggah di Flickr yang diperkuat dengan filter spam serta fitur dan kemampuan pengunggahan video berdurasi 10 menit (sebelumnya 3 menit) untuk pengguna Pro.

Tidak hanya itu, mulai Januari 2019, pengguna juga tidak perlu login dengan akun Yahoo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X