Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Reska K. Nistanto

Wartawan teknologi dan pehobi dunia penerbangan.

kolom

Stop Sebut Durian sebagai Penyebab Jatuhnya Pesawat Mandala di Medan

Kompas.com - 07/11/2018, 11:11 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Jika Anda pernah mendengar kabar bahwa kecelakaan pesawat Mandala Airlines di bandara Polonia, Medan pada 2005 lalu disebabkan oleh overload kargo durian yang diangkut pesawat, sehingga menyebabkan gagal takeoff, saya sarankan Anda berhenti mempercayainya.

Pasalnya, hasil akhir penyelidikan KNKT tidak menyebut kargo pesawat sebagai faktor jatuhnya Mandala penerbangan RI91 itu.

Isu durian sebagai penyebab jatuhnya peswat Mandala RI91 di Polonia, Medan kembali muncul setelah postingan Facebook seorang penumpang pesawat Sriwijaya Air menjadi viral. Berawal dari komplain soal bau durian yang menyengat di kabin pesawat.

Baca juga: Viral Penumpang Menolak Terbang karena Pesawat Angkut Durian

Usut punya usut, bau tersebut berasal dari beberapa karung durian yang dimasukkan ke dalam kargo perut pesawat. Bau durian yang bagi sebagian orang terasa tidak enak dan membuat tidak nyaman, memicu komplain ke awak pesawat.

Dalam isi komplain yang dituliskan kembali lewat Facebook itu, dikatakan bahwa pesawat Mandala gagal takeoff di Medan (merujuk pada peristiwa RI91), akibat kargo durian. Lebih lengkapnya saya kutip sebagai berikut:

"Mas...ini bau durennya parah bgt, 1 jam lho kita nyium bau beginian nanti di atas. Trus km tau gak kecelakaan peswat mandala yg gagal take off di medan???"

Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Retri Maya sendiri sudah menjelaskan bahwa mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai, sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam kargo sesuai dengan SOP.

Masalahnya di sini adalah cara pengemasan (packaging) kargo durian yang mungkin tidak sesuai prosedur dalam menangani barang-barang yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan akibat bau.

Soal jumlah berat durian yang mencapai 3 ton itu juga misleading. Durian yang diangkut bukan seberat 3 ton, melainkan jumlah total kargo yang diangkut pesawat adalah 3 ton, termasuk sejumlah karung durian yang bikin heboh itu.

Kembali ke soal durian dan kecelakaan Mandala Ri91. Dari petikan komplain yang disampaikan penumpang di atas, kini jelas terlihat bahwa stigma durian sebagai penyebab jatuhnya Mandala RI91 masih lekat di pemikiran banyak orang.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat 'Googling' Serial 'The Last of Us' | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat "Googling" Serial "The Last of Us" | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

Internet
Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat 'Googling' Serial The Last of Us

Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat "Googling" Serial The Last of Us

Internet
Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode 'High-Res'

Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode "High-Res"

Gadget
VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

Software
Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Software
Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Internet
Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Gadget
Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Internet
3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

Software
Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Software
Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Gadget
5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

e-Business
Viral Visualisasi Bentuk Badan Sendiri, Begini Cara Bikinnya di Situs Body Visualizer

Viral Visualisasi Bentuk Badan Sendiri, Begini Cara Bikinnya di Situs Body Visualizer

Internet
Oppo Reno 8 T Series Segera Rilis di Indonesia, Intip Desain dan Spesifikasinya

Oppo Reno 8 T Series Segera Rilis di Indonesia, Intip Desain dan Spesifikasinya

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.