Apple Pangkas Produksi iPhone XS dan iPhone XR?

Kompas.com - 21/11/2018, 07:08 WIB
iPhone XS. IstimewaiPhone XS.

KOMPAS.com - Performa penjualan iPhone XS dan iPhone XR disebut tak begitu memuaskan. Beberapa pemasok disebut memangkas target penjualan mereka.

Laporan terbaru menyebut bahwa Apple mengurangi pesanan iPhone XS dan iPhone XR. Apple disebut kesulitan memprediksi permintaan secara akurat untuk ketiga model iPhone terbaru.

Hal ini dipersulit dengan kurang bergairahnya pasar smartphone secara keseluruhan dan lemahnya permintaan iPhone baru dari pasar China.

Beberapa mingu lalu, Apple sempat mengejutkan para investor dengan prediksi penjualan pada kuartal Natal akan lebih rendah dibanding prediksi para analis Wall Street.

Kabar ini menjadi peringatan bagi para pemasok, di mana penjualan iPhone terbaru melemah.
Menurut laporan Wall Street Journal, perubahan target yang dilakukan Apple ini membuat frustasi para pemasok. Sebab mereka lah yang paling rentan dengan ketidakpastian dari Apple.

Baca juga: Perintah Apple ke Pabrik Perakit iPhone XR

Salah satu pemasok mengatakan bahwa berbisnis dengan Apple sangat berisiko karena sering membalikan apa yang dijanjikan. Secara keseluruhan, average selling price (ASP) Apple diprediksi akan memiliki kesempatan untuk naik sekali lagi pada kuartal ini.

Itu artinya, Apple harus menjual lebih sedikit unit iPhone untuk membuat keuntungan yang sama. Banyak laporan menyebut bahwa pemesanan iPhone XR berkurang sepertiga dari semula 70 juta unit yang telah dimintakan para pemasok untuk memproduksinya antara September hingga Februari.

Dilansir KompasTekno dari 9to5Mac, Rabu (21/11/2018), saham Apple turun awal bulan ini karena pemasok Apple mangatakan kepada investor untuk mengharapkan angka penjualan yang lebih rendah dari perkiraan. Senin (19/11/2018), saham Apple merosot 3,7 persen.

Isu pemangkasan produksi juga pernah terjadi pada setelah debut iPhone X tahun lalu. Pada awalnya Apple sangat optimis dengan iPhone X, hingga akhirnya terpangkas 20 juta unit. Langkah Apple untuk memangkas produksi bisa jadi aksi antisipasi terhadap rendahnya permintaan pada waktu dekat.

Target Apple berada di bawah ekspektasi para analis, yang kemungkinan menargetkan pendapatan antara 89 hingga 95 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.297 triliun hingga Rp 1.386 triliun) di periode Oktober-Desember 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber 9to5mac
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X