LinkedIn Uji Coba Fitur Stories ala Instagram

Kompas.com - 21/11/2018, 14:15 WIB
Logo Linkedin. Logo Linkedin.

KOMPAS.com - Fitur Stories tampaknya menjadi tren di media sosial, diawali dari Snapchat, Instagram, lalu Facebook, kini jejaring sosial para profesional, LinkedIn pun turut ikut terjun dalam tren.

Baru-baru ini aplikasi sosial media pekerja itu mengonfirmasi sedang menguji coba fitur Stories ala IG. Fitur bertajuk 'Student Voices' disebut hanya bisa dinikmati mahasiswa Amerika Serikat saja.

Fitur ini sejatinya memungkinkan para pengguna, khususnya mahasiswa, merekam video pendek yang akan tampil di deretan Stories layaknya seperti aplikasi Instagram.

Isha Patel, Product Manager LinkedIn, menyebut fitur ini hadir sebagai jawaban akan banyaknya anak muda yang senang membagi momen, dalam hal ini pengalaman kuliah di sekitar kampusnya, melalui video pendek.

Tak hanya di profil, Stories disebut akan muncul juga di daftar deret bertajuk Campus Playlist. Campus Playlist ini memungkinkan para mahasiswa melihat Stories berdasarkan kampus lain yang berdekatan dengan kampus pengguna.

Baca juga: Instagram Siapkan Stories Khusus Untuk Pelajar di Sekolah?

"Campus Playlist adalah fitur video baru yang baru dapat digunakan oleh mahasiswa di Amerika Serikat." ujar Isha.

Di sini, Stories mahasiswa akan tampil selama tujuh hari dan akan dapat dilihat oleh para pencari kerja secara umum. Deretan tersebut akan tampil di bawah kolom untuk posting pada linimasa pengguna.

tampilan linkedinstoriesTechCrunch tampilan linkedinstories

Dengan video ala Stories Instagram itu, para mahasiswa bisa pamer beragam kegiatan kampus pada temannya atau para headhunters pencari kerja di sang aplikasi sosial media.

"Lewat video, mahasiswa dapat membawa kita (pengguna LinkedIn) ke lingkungan sekolahnya, menunjukkan project yang sedang dikerjakan, menyorot aktivitas kampus, dan menceritakan isu yang mereka minati." tambah Isha.

Informasi yang terekam dalam video tersebut boleh jadi sebuah nilai plus bagi mahasiswa dalam meningkatkan nilai "personal branding" agar dilirik para pencari kerja sebab LinkedIn sendiri merupakan sosial media yang mengutamakan koneksi pekerja dengan perusahaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TechCrunch
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X