Kompas.com - 21/11/2018, 14:15 WIB

Tak hanya itu, Stories juga dapat memperluas koneksi mahasiswa di ranah lapangan kerja dan serta-merta meningkatkan kemungkinan mendapatkan pekerjaan.

Baca juga: Diperbarui, LinkedIn Jadi Mirip WhatsApp

"Stories yang dibuat mahasiswa di LinkedIn akan membantu memperluas jaringan profesionalnya serta meningkatkan potensi untuk mendapatkan kerja." ungkap pihak LinkedIn.

Dengan kata lain, para headhunters atau HRD, dapat dengan mudah menelisik calon pekerja dengan video Stories LinkedIn sebagai referensinya.

Kendati demikian, walaupun unggul dari sosial media lain dengan Stories yang dapat tahan hingga tujuh hari, fitur tersebut hanya dapat dinikmati oleh mahasiswa saja, dan itupun di AS.

Belum diketahui kapan resminya diluncurkan kepada mahasiswa atau khalayak umum, sebagaimana dikutip KompasTekno dari TechCrunch, Rabu (21/11/2018).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber TechCrunch


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.