Kompas.com - 23/11/2018, 07:07 WIB
Ruang depan saat memasuki pabrik Oppo yudha pratomo/KompasTeknoRuang depan saat memasuki pabrik Oppo


KOMPAS.com - Smartphone layar lipat buatan Oppo bakal segera mewujud nyata. Pasalnya, paten smartphone layar lipat yang didaftarkan Oppo baru-baru ini telah mendapat persetujuan, dan diterbitkan pada 13 November lalu.

Hal ini terungkap dari sebuah dokumen paten yang dirilis Mobielkopen, situs ponsel asal Belanda,  yang mengunggah sebuah file paten berisi kerangka desain ponsel lipat Oppo.

Dokumen tersebut kabarnya diajukan ke kantor paten China September silam, namun baru disetujui badan hak cipta SIPO pada Selasa (13/11/2018) lalu.

Dari gambar desain paten yang didaftarkan Oppo yang sudah tersebar di Internet itu, sang vendor ponsel China tersebut diketahui memiliki beberapa desain smartphone layar lipat yang berbeda.

 

ilustrasi desain 1 Oppo lipatMobielkopen ilustrasi desain 1 Oppo lipat

Seperti terlihat pada gambar di atas, desain pertama perangkat bikinan Oppo itu bakal mengusung mode outward, yaitu lipatan layar ke luar yang akan terbagi menjadi dua sisi yang nampak jika dibengkokkan.  

Mode ini mirip seperti ponsel layar lipat yang sudah diluncurkan lebih dulu awal bulan ini oleh startup ponsel China, Royole, yaitu Flexpai.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bukti Keseriusan Oppo Membuat Smartphone Layar Lipat

Kedua sisi, jika dilihat dari gambar, boleh jadi bisa digunakan, dan jika dibentangkan akan menyerupai sebuah tablet yang belum diketahui berapa besar layarnya.

Tak ketinggalan ada dua lubang kamera yang tersokong di bagian atas masing-masing sisi, colokan earphone, tombol volume, tombol power di atas ponsel, dan colokan untuk mengisi daya di bagian bawah.

Sementara itu, desain lainnya hanya berbeda di konfigurasi kamera. Seperti yang terlihat pada gambar, model yang satu ini memiliki satu kamera.

ilustrasi desain 2 Oppo lipatMobielkopen ilustrasi desain 2 Oppo lipat

Kalau dilipat, kamera tersebut akan tersembunyi di sisi belakang. Di sisi lain, pada bagian depan atas bakal tersemat earpiece untuk menelepon. Konektivitas yang sama juga hadir dalam desain ini beserta tombol fisik lainnya.

Lebih lanjut, walaupun sudah ada bentuknya, belum tentu perusahaan naungan BBK Electronics, induk perusahaan Oppo, menggunakan desain tersebut untuk pengembangan perangkat yang bisa dilipat-lipat itu.

Ditambah lagi, OnePlus dan Vivo juga boleh jadi akan mengikuti desain ponsel lipat Oppo ini, mengingat ketiga perusahaan ponsel tersebut ada dalam satu induk perusahaan, yaitu BBK Electronics.

Kendati detil belum jelas, pihak Oppo sendiri tidak memberikan komentar apapun terkait ponsel lipat ini.

Pun dari beberapa rupa yang diajukan, Oppo juga belum menentukkan model mana yang akan menjadi desain akhir ponsel fleksibel tersebut, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Phoneradar, Jumat (23/11/2018).

Sebagai informasi, pabrikan ponsel lain rupanya juga sedang menggadang ponsel layar lipat, seperti Samsung, LG, Huawei, Xiaomi, dan Lenovo.

Baca juga: Samsung Resmi Kenalkan Ponsel Layar Lipat, Begini Cara Kerjanya

Samsung sendiri diketahui lebih awal memperkenalkan perangkat fleksibelnya, yaitu Galaxy F, di acara SDC awal November lalu.

Keikutsertaan Oppo dalam kompetisi smartphone layar lipat lewat pematenan desain ini akan serta-merta meramaikan tren pada 2019 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.