Intel Bikin CPU 10 Core dengan Fabrikasi 14 NM? - Kompas.com

Intel Bikin CPU 10 Core dengan Fabrikasi 14 NM?

Kompas.com - 28/11/2018, 19:06 WIB
Ilustrasi prosesor Intel Pentium Silver.Intel Ilustrasi prosesor Intel Pentium Silver.


KOMPAS.com - Raksasa pembuat chip, Intel dikabarkan sedang mengembangkan prosesor flagship berkekuatan 10 core, dengan nama kode " Comet Lake-S".

Informasi tersebut berdasarkan sebuah postingan di forum asal Taiwan. Menurut pembuat posting yang mengaku bekerja di perusahaan mitra Intel, ia mengklaim chip itu disinggung dalam rapat.

Menurut perbincangan di forum tersebut, chip penerus lini Coffee Lake itu dilaporkan masih akan menggunakan teknologi manufaktur dengan fabrikasi 14 nanometer (nm).

Selain itu, ada kabar yang menyebutkan prosesor Intel disinyalir bakal memiliki konfigurasi arsitektur dual ring bus.

Jika benar, maka Comet Lake-S akan mengalami peningkatan signifikan dari segi kinerja antar-core dibanding generasi sebelumnya, mengingat single ring bus saja dapat menangani interkoneksi hingga 10 core dengan 20 thread.

Meski begitu, konfigurasi 10-core dengan single ring bus ini disebut akan menghasilkan panas yang berlebih, seperti kasus overheating di prosesor 8-core Intel i9 9900K yang masih hangat diperbincangkan.

Penanganan masalah di bidang thermal disebut mungkin teratasi dengan menurunkan frekuensi clockspeed GHz ke batas wajar, didukung dengan sistem loop liquid cooling buatan untuk mendinginkan CPU baru tersebut.  

Tak hanya itu, penggunaan arsitektur dual ring bus ini juga memungkinkan Intel untuk mengatasi problematika overheating, jika nantinya diimplementasikan ke lini prosesor Comet Lake tersebut.

Di sisi pasar, harga CPU baru ini bakal berkisar antara 500 dollar AS. Namun harga itu bisa lebih mahal 50-100 dollar AS, jika Intel masih belum mengatasi masalah krisis persediaan chip dengan fabrikasi 14 nm.

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti, kapan CPU flagship baru ini akan meluncur. Rumor yang beredar menyebut Intel bakal merilisnya pada 2019 nanti, seperti dirangkum KompasTekno dari WCCFTech, Rabu (28/11/2018).



Close Ads X